Museum Tekstil di Tanah Abang Ini Terkenal hingga ke Eropa Namun Redup di Tanah Air

Museum Tekstil, kataDimas, telah bekerja sama dengan negara-negara tersebut yang telah berlangsung cukup lama.

Museum Tekstil di Tanah Abang Ini Terkenal hingga ke Eropa Namun Redup di Tanah Air
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Terlihat bagian depan museum Tekstil, di Jakarta Barat, Jumat (15/3/2019). 

Sementara itu, museum Tekstil juga menjual cat khusus batik.

Dari pantauan TribunJakarta.com pada pukul 13.04 WIB, datanglah seorang pria yang memakai jaket merah dan bertanya kepada Dimas.

"Maaf pak, di sini ada cat batik kan ya," tanya pria tersebut kepada Dimas yang sedang duduk di area parkiran.

"Mas-nya lurus aja nanti ada gedung workshop batik, nah di situ ada kok," balas Dimas sambil membetulkan kacamatanya.

Lalu pria itu pun berjalan menuju gedung workshop batik yang berada di sudut kawasan museum Tekstil.

Dimas menyatakan, harga cat batik sendiri sekitar Rp25 ribu.

"Sekitar Rp 25 ribuan, dan itu biasanya ada yang beli, kalau bukan guru sekolah, ya dosen mahasiswa untuk tugas praktik batik," jelas Dimas.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved