Breaking News:

Berangkat ke Sibolga, Jokowi: Masalah Keamanan Adalah Urusan TNI dan Polri

“Jangankan ke Sibolga, ke Afghanistan saja saya berangkat, walaupun dua jam sebelum pesawat mendarat terjadi ledakan bom,"

Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Presiden RI Joko Widodo berpidato di hadapan ribuan sopir truk dalam acara Deklarasi Pengemudi Truk Sebagai Pelopor Keselamatan Minggu (17/3/2019) sore di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

TRIBUNJAKARTA.COM- Keberanian Presiden Joko Widodo yang datang ke lokasi bom bunuh diri di Jalan Cendrawasih Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara, mendapat pujian dan acungan jempol dari masyarakat Sibolga-Tapanuli Tengah.

Bukan itu saja, warga juga mengaku bangga dan salut atas keberanian Jokowi.

“Luar biasa Pak Presiden kita ini. Dia benar-benar datang dan berani terjun langsung ke lokasi bom. Padahal, kita tidak tahu apakah lokasi itu sudah benar-benar bersih dari bom atau belum," kata Mahmud Hasibuan (37), sewaktu bincang-bincang dengan ANTARA di Pandan, Senin (18/3/2019).

Bukan itu saja, lanjut Hasibuan, masyarakat juga tidak tahu bagaimana reaksi kelompok terduga teroris terkait ditangkapnya kelompok mereka.

Artinya, setiap saat bisa terjadi sesuatu. Namun, paparnya,  Jokowi tidak ada gentarnya dan tetap mendatangi lokasi kejadian.

"Salut dan luar biasa atas keberanian Pak Presiden,” ucap Hasibuan (37).

Hal senada juga diungkapkan oleh Marlina Sinambela, (31). Menurutnya, keberanian serupa juga ditunjukkan oleh Ibu Negara, Iriana Jokowi, yang setia ikut mendampingi Presiden.

“Tidak terbayangkan jika terjadi sesuatu, namun semuanya berjalan dengan baik. Memang kalau sesuatu yang dikerjakan dengan tulus pasti dilindungi Tuhan," tuturnya.

"Rasa bangga dan salut kami kepada Bapak Presiden Jokowi beserta dengan Ibu, yang telah memberikan contoh dan siap di depan untuk melindungi warganya yang sedang menghadapi masalah. Doa kami Bapak Jokowi dan Ibu selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, beserta dengan keluarga,” sambungnya, dengan wajah gembira.

Sebagaimana diungkapkan Jokowi sewaktu pertemuan khusus dengan tokoh agama dan masyarakat di Hotel WI Sibolga, Minggu (17/3/2019), Kapolri sempat melarangnya datang ke Sibolga, karena baru terjadi ledakan bom bunuh diri yang cukup besar.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved