Tribun Wiki
Mengenal Motif-Motif Unik Batik Betawi Terogong
Di Batik Betawi Terogong, motif ondel-ondel tetap dipertahankan. Namun, bisnis rintisan keluarga asli Betawi ini punya motif-motif unik lainnya.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erlina Fury Santika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK – Ketika mendengar batik Betawi, seringkali motif yang langsung terbayang adalah ondel-ondel.
Wajar, karena ondel-ondel merupakan ikon kebudayaan Betawi yang banyak digemari.
Di Batik Betawi Terogong, motif ondel-ondel tetap dipertahankan. Namun, bisnis rintisan keluarga asli Betawi ini punya motif-motif unik lainnya.
Dua di antaranya adalah motif tebar mengkudu dan cermai. Keduanya juga memiliki arti masing-masing.
Tebar mengkudu adalah kepanjangan dari “tekun dan sabar memang kudu”. Sementara, cermai berarti “ceria-menawan”.
• VIDEO: Raup Keuntungan Rp200 Ribu per Hari, Pedagang Klepon Ingin Realisasikan Mimpinya Ini
• Pembajakan Mobil Tangki Pertamina Dilakukan di 2 Tempat Berbeda
Sekretaris Batik Betawi Terogong Aap Hafizoh (46) mengatakan, mayoritas motif diambil dari nama buah dan tumbuhan. Selain tebar mengkudu dan cermai, ada juga motif pohon semanggi.
“Ada satu hewan, motif burung hong. Konon katanya burung hong itu burung pembawa keberuntungan,” katanya saat ditemui TribunJakarta.com di Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (18/3/2019).
Ia pun mengaku pernah mendapat permintaan untuk membuat batik bermotif motor vespa dan sepeda onthel.
“Biasanya dari komunitas-komunitas. Yang vespa prosesnya satu pekan, kalau onthel dua pekan,” ujar Aap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sekretaris-batik-betawi-terogong-aap-hafizoh-46-saat-menunjukkan-motif-tebar.jpg)