Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Sepeda Motor di Bekasi yang Jual Hasil Curian Lewat Facebook

Dari tangan para pelaku, polisi menyita dua unit sepeda motor hasil curian Honda Beat warna merah B-3731-FPA dan Honda Beat warna hitam B-3159-KGU

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Sepeda Motor di Bekasi yang Jual Hasil Curian Lewat Facebook
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Komplotan Pencuri Sepeda Motor Dibekuk Polres Metro Bekasi Kota. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota meringkus empat orang komplotan pencuri sepeda motor yang kerap menjual hasil curiannya di media sosial.

Wakil Kepala Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, mengatakan, penangkapan dilakukan dengan cara anggota Satuan Reserse Kriminal melakukn observasi patroli cyber di media sosial.

"Jadi anggota kami melakukan giat patroli cyber dan menemukan adanya akun jual beli sepeda motor dengan harga yang tidak wajar," kata Eka, di Mapolrestro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Senin, (18/3/2019).

Kemudian, anggota langsung menyusun strategi untuk menyelidiki dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor yang dilakukan pelaku dengan cara pura-pura ingin membeli sepeda motor yang dijual.

Pada Rabu, (6/3/2019), tim penyidik menyepakati janji pertemuan di Lotte Mart Jalan Ir Juanda, Bekasi Timur. Saat melakukan transaksi, penyidik yang menyamar menanyakan surat-surat kendaraan yang hendak dijual.

"Setelah di cek, ternyata pelaku tidak bisa menunjukkan surat-surat lengkap, tim langsung menyergap tiga orang pelaku di lokasi pertemuan itu," jelas Eka.

Pelaku yang ditangkap diantaranya, Ahmad Trispaturi (18), Adam Sukma Agung (20), dan Richad Gunawan (20), dari ketiganya, polisi langsung melakukan interogasi dan menangkap satu pelaku lainnya bernama Satria Ramadandhy (16).

"Kita lakukan pengembangan dan mendapati satu pelaku lainnya di sebuah rumah kontrakan, di dalamnya juga kita temukan barang bukti kunci Letter T," ungkap Eka.

Dari pengakuan pelaku, komplotan pencuri sepeda motor ini terakhir melakukan kejahatan di Jalan Kesehatan RT02, RW28, Pengasinan, Rawalumbu, Bekasi, Selasa, (12/2/2019).

Pemain Bhayangkara FC Teuku Muhammad Ichsan Tak Kecewa Dicoret Indra Sjafri

Tak Peduli Bau Asap Menyengat, Farida Mengais Harta Bendanya yang Masih Bisa Diselamatkan

Penerapan Tilang Elektronik Efektif Menurunkan Pelanggaran Lalu Lintas

Adapun modus yang dilakukan komplotan pencurian sepeda motor ini biasa beraksi dengan cara keliling menggunakan dua sepeda motor. Pelaku Richad berperan sebagai pemetik kendaraan dengan menggunakan kunci lettet T.

"Dua rekannya Adam dan Satria bertugas mengawasi sekitar TKP, satu rekannya Ahmad bertugas sebagai joki dan menjual sepeda motor," jelas dia.

Keempat pelaku biasa menjual sepeda motor hasil curian di media sosial Facebook dengan kisaran harga sekitar Rp 2 juta. Komplotan pencuri ini juga mengaku sudah beraksi sebanayak 8 kali di kawasan Bekasi dan sekitarnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita dua unit sepeda motor hasil curian Honda Beat warna merah B-3731-FPA dan Honda Beat warna hitam B-3159-KGU, satu buah kunci letter T, satu buah helm.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 4e KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved