Breaking News:

Pilpres 2019

Soroti Soal Kartu Sakti, Fahri Hamzah Singgung Masalah BPJS yang Tak Juga Selesai: Niatnya Kampanye

Fahri Hamzah menyinggung soal Kartu Sakti yang diusung Jokowi-Ma'ruf Amin dan soal E-KTP sebagai kartu pamungkas milik pasangan 02, Prabowo Subianto.

Editor: Rr Dewi Kartika H
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Fahri Hamzah (kiri) bersama Fadli Zon (kanan) saat menyambangi Rutan Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (6/2/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyinggung soal Kartu Sakti yang diusung pasangan 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, dan soal E-KTP sebagai kartu pamungkas milik pasangan 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal tersebut disampaikan Fahri Hamzah melalui akun Twitter @Fahrihamzah, Senin (18/3/2019).

Melalui kicauannya itu, Fahri Hamzah menyatakan ingin menyampaikan pendapatnya tentang kartu-kartu yang dibahas Ma'ruf Amin dan Sandiaga dalam debat cawapres, Minggu (17/3/2019) malam.

Fahri menyebut kartu-kartu itu sebagai 'Kartu Tak Sakti'.

Fahri menilai, Ma'ruf Amin dalam debat hanya menyampaikan akan meneruskan program Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sementara Sandiaga, menruut Fahri, banyak menyampaikan terobosan-terobosan kebijakan dengan cukup detail.

Fahri menuliskan, dalam debat tersebut sangat nampak mana kandidat yang memberikan gagasan konservatif, dan mana yang progresif.

Menurutnya, Ma'ruf Amin hanya menggunakan senjata lama, sementara Sandi berkomitmen menyelesaikan masalah kesejahteraan dalam 200 hari.

Fahri lantas membahas soal BPJS yang menurutnya hanya membuat kebijakan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seolah baru, karena diganti dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Fahri berpendapat, pengelolaan BPJS tak diperhatikan karena dari awal pemerintah memang hanya menjadikan program BPJS ini sebagai alat popularitas.

Fahri menilai, yang menjadi akar masalah BPJS ini adalah komitmen pemerintah Jokowi terhadap pendanaan BPJS yang rendah.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved