Warga Korban Kebakaran Krukut Butuh Bantuan Selimut

Risan menuturkan akibat kebakaran yang terjadi pada Minggu (17/3/2019) dini hari, sedikitnya 2.060 ‎warga dari 665 kartu keluarga harus kehilangan.

Warga Korban Kebakaran Krukut Butuh Bantuan Selimut
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Warga kebakaran di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat membersihkan puing-puing kebakaran di rumah mereka. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Camat Tamansari, Jakarta Barat Risan Mustar ‎mengatakan warga terdampak kebakaran di Jalan Talib III Dalam, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat masih membutuhkan bantuan selimut.‎

‎"Untuk bantuan yang masih dibutuhkan itu selimut untuk warga tidur, tadi saya sudah koordinasi dengan Sudin Sosial Jakarta Barat. Kalau untuk bantuan seperti pakaian maupun makanan alhamdulilah telah mencukupi," kata Risan di lokasi kebakaran Krukut, Senin (18/3/2019).

Risan menuturkan akibat kebakaran yang terjadi pada Minggu (17/3/2019) dini hari, sedikitnya 2.060 ‎warga dari 665 kartu keluarga harus kehilangan tempat tinggalnya.

Kini, para warga terdampak kebakaran mengungsi‎ di sejumlah tenda pengungsian yang dibangun di Jalan Thalib II.‎

Selain itu, warga terdampak juga mengungsi ke Masjid Al Aman yang tak jauh dari lokasi kebakaran.

Warga kebakaran di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat membersihkan puing-puing kebakaran di rumah mereka.
Warga kebakaran di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat membersihkan puing-puing kebakaran di rumah mereka. (ISTIMEWA/Tangkap layar BUDDYGUARD.ID)

"Mereka sudah kita tempatkan ke sejumlah tenda pengungsian agar lebih mudah didata maupun distribusi banuan," kata Risan.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, sehari pasca kebakaran sejumlah warga laki-laki mulai memunguti puing-puing dari rumah mereka yang telah ludes dilahap si jago merah.

Mereka mencari barang-barang yang sekiranya masih laku untuk dijual meski sudah tak berbentuk.

Selain tu, sejumlah petugas PPSU juga tampak dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk membantu merubuhkan bangunan yang sudah rawan ambruk pasca kebakaran.

"Ini cari-cari yang masih bisa dijual sekalian bersih-bersih rumah mumpung apinya sudah enggak nyala," kata Usman salah satu warga terdampak kebakaran.‎

Di saat para laki-laki sibuk membersihkan puing-puing kebakaran, maka ibu-ibu korban kebakaran terlihat mengantre bantuan atau pun ‎memasak di dapur umum yang disediakan di lokasi.

Kebakaran di RW 05 Krukut ini sedikitnya menghanguskan 182 rumah di RT 02, 03, 07, 08, 09 dan 10.‎

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved