Pemilu 2019

Masuk DPT Pemilu 2019, KPU Depok Coret Dua Nama Warga Negara Asing Asal Inggris Dan Amerika

Namun, nama dua WNA yang masuk dalam DPT tersebut langsung dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

Masuk DPT Pemilu 2019, KPU Depok Coret Dua Nama Warga Negara Asing Asal Inggris Dan Amerika
istimewa
Komisi Pemilihan Umum 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Jawa Barat, menemukan dua warga negara asing (WNA) yang masuk ke Daftar Pemilih Tetap (DPT) jelang Pemilu 2019.

Namun, nama dua WNA yang masuk dalam DPT tersebut langsung dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

"Kami mengecek ke Disdukcapil dan KPU, ternyata ditemukan ada dua WNA yang masuk DPT. Dua orang tersebut sudah kami rekomendasikan dicoret dari DPT,” ujar Dede Slamet Koordinator Divisi Pencegahan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kota Depok dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/3/2019).

Lanjut Dede, dua WNA tersebut yaitu berasal dari negara Amerika dan juga negara Inggris

"Dua WNA itu inisialnya FSM warga negara asal Amerika, dan inisial PDM warga negara Inggris," kata Dede.

WNA di Tangerang Terlibat Sindikat Kejahatan Dunia Maya: Menyamar Jadi Pemain Bola Antarkampung

Dede mengatakan, ditemukannya data WNA tersebut masuk dalam DPT, usai pihaknya melakukan verifikasi faktual untuk memastikan kebenaran data-data pemilih di Depok.

Menurut Dede, dua WNA tersebut bisa tercantum dalam DPT karena memiliki KTP Depok, dan rata-rata telah menetap di Kota Depok dalam jangka waktu yang lama.

“Ada yang sebagai ekspatriat yang kerja pada perusahaan di Indonesia atau ada juga yang dalam masa studi atau sedang belajar, mereka membutuhkan waktu tinggal yang cukup lama,” tandasnya.

Oleh sebab itu, Dedr menuturkan pihaknya akan terus memastikan kembali ke Disdukcapil dan KPU Kota Depok, agar tidak ada lagi WNA yang memiliki E-KTP Depok dan masuk dalam daftar DPT.

“Kami tetap pastikan kembali ke Disdukcapil atau KPU apakah masih ada WNA yang masuk DPT, karena kalau WNA ini progresif ya kadang ada kadang tidak,” kata Dede.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved