Penembakan di Selandia Baru

Senator Fraser Anning Dikecam Egg Boy dan PM Australia, Pemerintah Indonesia Balas Begini

Senator Fraser Anning bikin gerah banyak orang, termasuk Pemerintah Australia. Apa sikap Pemerintah RI?

Tayang:
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Rr Dewi Kartika H
Twitter
Will Connolly menceplokkan telur ke kepala Senator Fraser Anning yang aksinya kemudian viral. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Senator Fraser Anning tersudutkan karena menyalahkan umat Muslim di balik tindakan teror Brenton Tarrant dan menyerang Will Connolly.

Remaja 17 tahun itu dijuluki Egg Boy setelah berani memecahkan telor ke kepala Senator Anning ketika diwawancari media di Melbourne, sebagai bentuk protes. 

Kepahlawanan remaja Australia ini mendadak viral dan belakangan dijuluki Egg Boy.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, nampak membenarkan aksi Egg Boy yang sedang viral tersebut.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri juga bereaksi atas ucapan Senator Anning asal Queensland tersebut. 

Soal Anning, dikutip dari Think Progress, Scott mengutuk keras pernyataan sang senator yang menyudutkan kaum muslim.

Mahfud MD Temukan Kejanggalan di Kemenag, Beberkan Pesannya yang Tak Dilaksanakan Menteri Lukman

Timpuk Senator Anning dengan Telur Lalu Viral, Will Connolly Diangkat Jadi Warga Kehormatan Jancuker

Scott menilai pernyataan Senator Anning 'mengerikan' dan tak seharusnya terjadi di Australia.

Ia menyarankan pihak berwenang haris melakukan tindak hukum kepada Anning.

Bukan karena pernyataannya, tapi karena menyerang dan memukul Egg Boy yang masih di bawah umur.

Scott menyarankan pihak berwenang agar memberikan hukuman penuh yang seberat-beratnya terhadap aksi pemukulan tersebut.

"Saya ingin benar-benar melaporkan Fraser atas segala pernyataan yang dilontarkan," kata Scott.

Terungkap Alasan Will Connolly Pukul Senator Fraser Anning dengan Telur: Demi Bela Muslim

Alasan Will Connolly Timpuk Senator Fraser Anning dengan Telur: Demi Kemanusiaan Bela Muslim

"Tentang serangan teroris, masalah imigrasi, apalagi yang menyangkut agama Islam secara khusus," tambahnya lagi.

Anning tidak menarik segala pernyataannya bahkan malah menambahkan keterangan terkait imigrasi Muslim dan menyalahkan mereka.

Belum lama ini Connolly 'Egg Boy'membuat komentar di akun Twitter terbarunya @Willconnolly_au dan menjelaskan tindakannya terhadap Senator Anning.

Ia mengaku akun Twitternya @WillconnollyAU disuspend oleh Twitter sehingga terpaksa membuat akun baru di @Willconnolly_au.

Will Connolly 'The Egg Boy' membuat cuitan akun Twitternya @Willconnolly_au kena suspend.
Will Connolly 'The Egg Boy' membuat cuitan akun Twitternya @Willconnolly_au kena suspend. (Tangkapan layar Twitter @Willconnolly_au)

Egg Boy menjelaskan tindakannya terhadap Senator Anning.

Aksinya memecahkan telur ke kepala Senator Anning membuatnya diringkus oleh sejumlah orang diduga pendukungnya.

Tubuh Connolly dibuat tak berdaya karena seorang pria besar bertopi mengunci lehernya, sementara pria satu berkemeja putih mengunci tangan kirinya.

Connolly lalu memberikan keterangan di Twitter dengan menautkan cuplikan gambar yang diambil menggunakan ponselnya saat menceplokkan telur ke kepala Senator Anning. 

Sebagai manusia ia merasa bangga.

Ia menegaskan umat Muslim bukanlah teroris dan teroris tidak memiliki agama.

Tanpa sungkan ia menyebut Anning berotak kosong karena telah menganggap Muslim sebagai komunitas teroris. 

"Inilah ketika saya merasa sangat bangga sebagai manusia.

Biarkan saya memberi tahu kalian semua.

Muslim bukan teroris dan terorisme tidak memiliki agama. 

Semua orang yang menganggap Muslim sebagai komunitas teroris, memiliki kepala kosong seperti Anning," cuit Connolly di akun Twitternya @Willconnolly.

Ia mengaku tindakannya terhadap Senator Anning didasari pada alasan kemanusiaan. 

Apa yang dialaminya setelah memecahkan telur, diamankan dan diambrukkan ke tanah oleh beberapa orang, tak membuatnya takut. 

"Ketahuilah bahwa saya tidak pernah takut.

Terima kasih atas dukungan Anda.

Saya yakin Anda semua akan melakukan hal yang sama," cuit Connolly.

Reaksi Pemerintah Indonesia 

Ucapan Senator Anning turut disikapi serius oleh Pemerintah Indonesia. Hal itu diketahui dari sikap yang disampaikan Melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

Menurut Menteri Retno, Pemerintah RI sangat mengecam keras tindakan Senator Anning yang malah tak bersimpati terhadap korban teror. 

Kecaman Pemerintah RI terhadap sikap politik Senator Anning disampaikan Menteri Retno saat menerima kunjungan Duta Besar Australia, Gary Quinlan

"Saya bertemu Duta Besar Australia, H.E. Bapak Gary Quinlan dan menyampaikan kecaman Indonesia terhadap pernyataan Senator Fraser Anning dari Queensland tentang Penembakan Masjid Selandia Baru (18/03)," cuit Menteri Retno di akun Twitter @Menlu_RI.

Dalam pertemuan itu, Dubes Gary Quinlan mengatakan Pemerintah Australia ikut gerah atas ucapan Senator Anning.

Dubes Gary Quinlan memastikan pernyataan Senator Anning tidak mencerminkan posisi dan sikap Pemerintah Australia dan rakyatnya. 

Menurut Menteri Retno, Pemerintah Indonesia dan australia sepakat untuk memperkuat kerja sama mempromosikan toleransi. 

"Duta Besar Quinlan menyakinkan kembali bahwa pernyataan Senator Anning tidak mencerminkan posisi dan sikap pemerintah dan rakyat Australia.

Indonesia dan Australia sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam mempromosikan toleransi," sambung Menteri Retno di cuitan berikutnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved