PT Garda Utama Nasional Mulai Realisasikan Bantuan Kemanusian untuk Ahli Waris Eks AMT

Bantuan sosial itu meliputi bantuan usaha, santunan duka dan beasiswa hingga lulus SMA bagi ahli waris eks AMT yang sudah meninggal dunia.

PT Garda Utama Nasional Mulai Realisasikan Bantuan Kemanusian untuk Ahli Waris Eks AMT
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Pelepasan 12 mobil tangki bBM dan AMT MOR III di TBBM Plumpang, Jakarta Utara, Selasa (2/10/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - PT Garda Utama Nasional mulai menyalurkan bantuan untuk keluarga ahli waris eks AMT sesuai hasil perundingan yang difasilitasi oleh wakil pemerintah.

Bantuan sosial itu meliputi bantuan usaha, santunan duka dan beasiswa hingga lulus SMA bagi ahli waris eks AMT yang sudah meninggal dunia.

Bantuan itu telah disalurkan untuk keluarga almarhum Kusnadi. Kusnadi adalah eks AMT yang telah diterima Beti, istri Kusnadi.

"Kami sudah menyerahkan bantuan untuk ahli waris Pak Kusnadi. Bantuan diserahkan langsung di rumah almarhum Pak Kusnadi di Kampung Cimahi RT/RW 02/01 Desa Mekarsari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Cianjur Jawa Barat," kata Manager HRD PT GUN, Hernovian dalam rilisnya, Rabu (20/3/2019).

Dikatakannya, tali asih yang disampaikan dengan total sebesar Rp 24.400.000 dengan komposisi santunan duka, bantuan usaha kepada ahli waris & beasiswa kepada putri almarhum Kusnadi yang bernama Sela Puspita dan Shafira Puspita.

"Beasiswa bergantung tingkat pendidikan hingga mereka lulus SMA," jelasnya.

Kisah Driver Ojol di Makassar Bangun Rumah Mewah dan Kosan 2Lantai: Mulai Usai Salat Subuh

Pengakuan Pengemis Bermobil di Bogor yang Viral di Media Sosial: Saya Cuma Nyewa

Hernovian menjelaskan, pemberian tali asih itu merupakan salah satu realisasi dari hasil kesepakatan antara perusahaan dengan eks AMT yang dimediasi oleh wakil pemerintah yakni Timboel Siregar.

Timboel adalah wakil dari Rieke Dyah Pitaloka yang secara resmi ditunjuk oleh pemerintah untuk menjadi fasilitator dalam perundingan 14 Februari di Istana Bogor.

"Karena arahan dari pemerintah agar perusahaan memperhatikan aspek kemanusiaan, dalam perundingan kedua tanggal 15 Februari , PT GUN tak hanya memberi tali asih pada ahli waris AMT yang telah meninggal, tetapi juga menawarkan kesempatan pada eks AMT untuk melamar kerja kembali selama 21 hari terhitung sejak tanggal 24 Februari lalu," katanya.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved