Respon Bawaslu, KPU Tangsel Akan Tambah Petugas Keamanan Gudang Logistik

Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro akan menambah petugas pengamanan gudang logistik di Gedung Serba Guna kecamatan Pondok Aren, Selasa (19/3/2019).

Respon Bawaslu, KPU Tangsel Akan Tambah Petugas Keamanan Gudang Logistik
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Suasana pelipatan surat suara di Gudang Logistik KPU Tangsel, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (18/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, PONDOK AREN - Ketua KPU Tangerang Selatan (Tangsel), Bambang Dwitoro akan menambah petugas pengamanan gudang logistik di Gedung Serba Guna kecamatan Pondok Aren, Selasa (19/3/2019).

Penambahan petugas itu sebagai bentuk respon atas rekomendasi Bawaslu Tangsel, semacam mekanisme teguran terhadap longgarnya pengamanan gudang logistik yang juga digunakan sebagai lokasi pelipatan surat suara itu.

"Nah itu yang membikin yang seharusnya jaga di sini jadi, memang kita evaluasinya adalah butuh orang tambahan untuk menjaga misalnya," ujar Bambang.

"Setiap ada masukan dari Bawaslu ya kita upayakan," tambahnya.

Bambang memaparkan pihaknya sudah menyiagakan pengamanan di pintu utama gedung.

Namun, peran keamanan bertambah ketika ada petugas pelipat surat suara yang meminta pertolongan.

"Petugas itu misalkan kalau pagi ada yang menjaga. Meja misalkan, ini ditutup sebelah, rolling door ditutup sebelah, itu kita terkontrol buat orang yang masuk dan keluar."

"Namun ketika sudah adanya pengepakan butuh bantuan teman-teman. Pak tolong diantar, nah petugas ini kadang-kadang membantu," paparnya.

Pengamanan Gudang Logistik KPU Tangsel Longgar, Bawaslu Tegur Lewat Rekomendasi

Petugas Pelipat Surat Suara di Tangerang Selatan Tak Patuhi Panduan Komisoner KPU Tangsel

Terkait banyaknya anak-anak yang berkeliaran bebas di gudang, Bambang mengatakan hal itu melanggar tata tertib (tatib) yang ada.

"Di tatib itu sudah jelas tidak boleh membawa anak kecil, tidak boleh membawa makanan, tidak boleh membawa tas, tas biasanya ditaruh di sini," ujarnya menunjuk sudut gedung.

KPU Tangsel akan menegur hingga memberhentikan pelipat suara jika tidak mengindahkan tata tertib.

"Kalau kita tegur belum melaksanakan apa yang kita mau ya ada konsekuensinya apakah tidak melipat terlebih dahulu," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved