Harga Telur Ayam di Jakarta Timur Masih Stabil, per Kilogram Rp 22 Ribu

Harga telur ayam stabil di Jakarta Timur dan akan mengalami kenaikan jelang bulan Ramadan.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Kenaikan harga telur ayam di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (19/7/2018), membuat konsumen dan pedagang pusing. Pada satu sisi pedagang harus menaikkan harga telur karena dari penyalur sudah tinggi, sementara pembeli menunda membeli telur dalam jumlah banyak. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Harga telur ayam stabil di Jakarta Timur dan akan mengalami kenaikan jelang bulan Ramadan.

Maria, satu di antara agen telur di Cipayung, mengungkapkan harga telur saat ini masih stabil.

"Harga telur bulan ini masih stabil. Saya masih jual eceran seharga Rp 22 ribu per kilo. Nanti kalau mau bulan Ramadan sudah pasti naik. Tapi tidak parah. Kalau dari agen paling hanya Rp 1000 sampai Rp 2 ribu," kata Maria, Kamis (21/3/2019).

Hal senada juga diungkapkan oleh Yasin (74), pemilik agen telur lainnya.

"Untuk saat ini memang masih stabil. Dari tempat saya belinya (Solo) juga masih stabil. Penjulan di sini juga masih seperti biasanya. Kita jual harga eceran masih Rp 22 ribu. Tapi kalo peti, saya jual perkilonya Rp 20.700," kata Yasin.

Yasin menambahkan, telur ayam itu mengalami kenaikan saat menjelang Ramadan, Hari Raya Idul Fitri dan Tahun Baru.

"Telur itu kalau sudah pasti naik itu seperti menjelang puasa, lebaran sama tahun baru. Yang paling parah naiknya justru saat mau lebaran bisa diatas Rp 2 ribu," ucap dia. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved