Pilpres 2019

Ridwan Saidi Tarik Ucapan Singgung Gaya Panggung Kiai Maruf di ILC, Sederet Tokoh Tanggapi Begini

Budayawan Ridwan Saidi mendadak ucapannya disorot menyoal stage act calon wakil presiden 01 KH Ma'ruf Amin di ILC TV One, Selasa (19/3/2019).

Tangkapan layar YouTube TV One
Budayawan Ridwan Saidi di ILC TV One yang mengangkat topik #ILCOTTROMY pada Selasa (19/3/2019) malam. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Budayawan Ridwan Saidi mendadak ucapannya disorot menyoal stage act calon wakil presiden 01 Kiai Maruf Amin di ILC TV One, Selasa (19/3/2019).

Setelah malam itu sampai Rabu (21/3/2019), beredar potongan video tayangan ILC TV One tentang Ridwan Saidi mengomentari penampilan Kiai Ma'ruf saat debat cawapres.

ILC TV One membahas Operasi Tangkap Tangan Romahurmuziy oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi, tapi Ridwan Saidi melebar mengomentari gaya panggung kedua cawapres.

Dari dua cawapres Kiai Maruf amin dan Sandiaga Uno, Ridwan Saidi mengkau tidak banyak mendengar masalah peradaban.

"Bahkan istilah itu enggak saya temukan. Disederhanakan dalam debat cawapres kemarin ya yang lebih banyak stage act."

"Ya memang penting stage act, karena John Kennedy mengalahkan Nixon karena stage act Kennedy prima, waktu itu, ada itu di televisi," jelas Ridwan Saidi.

Ridwan Saidi kemudian membicarakan gaya panggung cawapres dan penampilan cawapres 02 Sandi.

"Yang kemarin, maaf ya saya bicara stage act tidak konten ya, saya kira Sandi betu-betul mengerti peradapan memakai jas."

Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin (kiri) berbicara dalam debat ketiga Pilpres 2019 disaksikan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, di Hotel Sultan, Jakarta,, Minggu (17/3/2019) malam. Peserta debat ketiga kali ini adalah cawapres masing-masing paslon dengan tema yang diangkat adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin (kiri) berbicara dalam debat ketiga Pilpres 2019 disaksikan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, di Hotel Sultan, Jakarta,, Minggu (17/3/2019) malam. Peserta debat ketiga kali ini adalah cawapres masing-masing paslon dengan tema yang diangkat adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. (KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNG)

"Duduk dia buka kancingnya, berdiri dia tutup. Dari situ saja sudah bisa dinilai, belum lagi vocal presentation, saya tidak bicara konten," jelas Ridwan Saidi.

Ia juga mengomentari cawapres 01 Kiai Ma'ruf yang belakangan membuat politikus Golkar, Nusron Wahid menjadi geram.

Lihat Ekspresi Arief Poyuono Saat Debat Masalah BPJS, Adian Napitupulu: Sabar, Jangan Emosi!

Dituding Ingin Bangun Opini Soal Dugaan Golkar Terima Uang Haram, Najwa Shihab Semprot Nusron Wahid

Hotman Paris Bandingkan Tawaran Harga Kencan Olivia Noor, Cita Citata Emosi: Ditawar Aja Bangga!

"Yang satu ini mohon maaf ya, jalannya diseret-seret. Jadi bagaimana ya, padahal cuma semeter dari bangku ke mikrofon itu diseret-seret jalannya, ini bagaimana," ujar Ridwan Saidi.

"Kemudian saya lihat lipatan sarungnya pada debat malam itu beda."

"Dia memakai lipatan sarung gaya kandi, selon tengah, jadi lipatan bertumpuk di tengah-tengah.

"Kandi, selon tengah itu lipatannya lain, jadi bukan lipatan Indonesia yang sekali lipat. Jadi ditutup lipatan di tengah, jadi kelebaran sarungnya ekstra large," tambah Ridwan Saidi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved