Soal Pelebaran Jembatan Kali Caglak, Lurah Cibubur: Dari 8 Tahun Lalu Sudah Diajukan

Lurah Cibubur Sapto Tjahyadi membenarkan kemacetan di jembatan yang letaknya sekitar 500 meter dari kantor Kelurahan Cibubur itu dikeluhkan warga.

Soal Pelebaran Jembatan Kali Caglak, Lurah Cibubur: Dari 8 Tahun Lalu Sudah Diajukan
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Lurah Cibubur Sapto Tjahyadi di kantor Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Jembatan Kali Caglak di Jalan Lapangan Tembak Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur sudah lama dikeluhkan warga karena lebarnya yang hanya cukup dilalui dia mobil tak sebanding dengan volume kendaraan.

Lurah Cibubur Sapto Tjahyadi membenarkan kemacetan di jembatan yang letaknya sekitar 500 meter dari kantor Kelurahan Cibubur itu dikeluhkan warga sejak lama.

"Memang harus dilebarkan, usulan pelebaran Jembatan Kali Caglak sudah lama diajukan warga. Sudah dari delapan tahun lalu diajukan, sebelum saya jadi Lurah. Saya jadi Lurah sudah empat tahun," kata Sapto di Kantor Kelurahan Cibubur, Kamis (21/3/2019).

Kemacetan di Jembatan Kali Caglak, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019)
Kemacetan di Jembatan Kali Caglak, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019) (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Tak hanya secara lisan, warga Kelurahan Cibubur telah mengajukan usulan pelebaran jembatan secara resmi lewat Musrembang tingkat Kelurahan.

Meski mengaku tak mengetahui pasti kendala kegiatan dan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk melebarkan Jembatan Kali Caglak.

Sapto menuturkan beberapa tahun lalu kegiatan gagal terlaksana karena kontraktor dan konsultan tak mampu menyanggupi tenggat kegiatan yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta.

"Sudah diajukan lewat Musrembang. Yang terakhir gagal katanya karena kontraktor dan konsultannya enggak berani bangun, katanya waktu pelaksanaan terlalu singkat, mereka enggak berani. Tapi untuk lebih pastinya silakan tanya Dinas Bina Marga," ujarnya.

Tak sebandingnya lebar jembatan dengan volume kendaraan bermotor disebut Sapto membuat antrean kendaraan hingga mencapai lebih dari 500 meter pada jam sibuk.

Kemacetan di Jembatan Kali Caglak, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019)
Kemacetan di Jembatan Kali Caglak, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2019) (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Di luar jam sibuk, kemacetan pun masih kerap terjadi meski tak seburuk di waktu pagi dan sore hari karena Jembatan Kali Caglak terbilang akses utama.

"Paling macet ya pas pagi dan sore hari, tapi di luar itu juga macet. Memang ini akses utama, akses ke pasar, rumah sakit, puskesmas, sekolah, jalan tol. Jadi banyak yang lewat sini," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved