Hadiri Musrenbang di Kepulauan Seribu, Anies Berencana Bangun 9 Instalasi Air

Anies Baswedan menuturkan, bahwa salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh masyarakat Kepulauan Seribu, adalah mengenai persoalan air bersih.

Hadiri Musrenbang di Kepulauan Seribu, Anies Berencana Bangun 9 Instalasi Air
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Jakarta Pusat Kamis (21/3/2019) malam. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu di kantor bupati Kepulauan Seribu hari ini, Jumat (22/3/2019).

Dalam musrebang tersebut, Anies menekankan mengenai sejumlah hal. Salah satunya adalah bentuk kolaborasi antar pemerintah dan masyarakat dalam proses bottom-up, termasuk top-down, melalui perumusan kebijakan yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI Jakarta selama lima tahun.

Ia pun berharap agar musrembang kali ini bisa menampung asripasi masyarakat akan dua hal, yaitu pelaksanaan rencana pembangunan yang sudah ditetapkan untuk lima tahun, dan aspirasi atas masalah-masalah yang selama ini ditemukan dalam keseharian masyarakat.

"Dua hal ini yang menjadi harapan muncul di dalam Musrenbang. Munculnya dalam bentuk rencana kegiatan di tahun 2020," kata Anies Baswedan di Pulau Seribu, Jumat (22/3/2019).

Anies Baswedan menuturkan, bahwa salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh masyarakat Kepulauan Seribu, adalah mengenai persoalan air bersih.

Untuk itu, orang nomor satu di Ibu Kota ini berencana akan membangun sembilan instalasi air atau Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di lokasi tersebut.

Sejauh ini, kata Anies dari 11 pulau berpenghuni di Kepulauan Seribu sedikitnya baru ada empat SWRO yang sudah terbangun. Hal ini telah memudahkan masyarakat dalam mengkonsumsi air bersih dengan harga yang terjangkau.

"Kita alhamdulillah tahun kemarin sudah membangun empat fasilitas SWRO, Sea Water Reverse Osmosis. Harapannya nanti kita akan bisa membangun sembilan. Sehingga dari 11 pulau yang berpenghuni, kita akan bangunkan 9 SWRO ini. Tadi kita saksikan air yang keluar bisa digunakan oleh masyarakat dengan mudah, dengan harga yang amat terjangkau," kata Anies.

SWRO sendiri, lanjut Anies memiliki fungsi untuk menyuling atau membalikan air laut secara kimia agar layak untuk diminum.

Tak Miliki KTP DKI Jakarta, 23 Penghuni Indekos Terjaring Razia Biduk di Sawah Besar

Perjuangan Wartibi, Petugas Kebersihan yang Harus Menghidupi Ibu dan Enam Adiknya

Peringatan, Merokok Sambil Mengendarai Motor Bakal Ditiliang hingga Rp750 Ribu

Sebagai contoh, baru ada sekitar 300 rumah dari seribu rumah di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu yang kini sudah terjangkau dengan air melalui SWRO tersebut.

"Kita menyuling, membalikkan air laut agar diubah secara kimia sehingga dia menjadi air yang layak untuk diminum. Alhamdulillah tadi dari misalnya dari Pulau Pramuka ini, ada sekitar seribu rumah di tempat ini, 300 sudah terjangkau dengan air dari SWRO ini. Nantinya kita akan menjangkau semua rumah. Tahun 2018 kemarin sudah 1/3, 2/3 kita akan kerjakan tahun ini dan tahun depan," ungkapnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved