1.500 Pasutri di Jakarta Utara Ditargetkan Dapat Akta Nikah Tahun Ini

Sebanyak 1.500 pasangan suami istri ditargetkan mengikuti pendaftaran isbat nikah yang digelar Pemerintah Kota Jakarta Utara.

1.500 Pasutri di Jakarta Utara Ditargetkan Dapat Akta Nikah Tahun Ini
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim dan Pembina Yayasan HPUI Arif Hendra Dermawan dalam sosialisasi pendaftaran isbat nikah, Minggu (24/3/2019), di RPTRA Tugu Permai, Koja, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Sebanyak 1.500 pasangan suami istri ditargetkan mengikuti pendaftaran isbat nikah yang digelar Pemerintah Kota Jakarta Utara bekerja sama dengan Yayasan Hidayah Pemersatu Umat Indonesia (HPUI).

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menuturkan target tersebut akan mencakup semua peserta pendaftar isbat nikah dari 33 kelurahan di Jakarta Utara.

Pasangan suami istri dari setiap kelurahan akan terus diberikan penyuluhan dan sosialisasi mulai bulan Maret ini agar segera mendaftar isbat.

"Dari setiap kelurahan ada dan ini bukan pertama yang kita lakukan, tahun 2018 pernah. Ini akan terus bertahap," kata Ali dalam acara sosialisasi di RPTRA Tugu Permai, Koja, Jakarta Utara, Minggu (24/3/2019).

Ali menjelaskan, sosialisasi yang akan dilakukan secara bertahap berkaitan dengan bagaimana syarat-syarat mendaftar isbat nikah.

Selama ini masih banyak pasangan suami istri yang belum punya akta nikah dan masih belum paham bagaimana cara membuatnya.

Untuk proses sidang isbat nikahnya, lanjut Ali, akan dikoordinasikan sesuai kapasitas Pengadilan Agama.

"Karena ini terkait kemampuan pengadilan agama juga untuk memprosesnya. Di bulan maret ini dan bulan ke depannya target 1.500 itu. Yang penting adalah persyaratan peserta isbat ini lengkap," ucap Ali.

Pembina Yayasan HPUI, Arif Hendra Dermawan menyatakan langkah untuk terjun langsung mensosialisasikan kepada masyarakat berdasarkan keprihatinannya bahwa dokumen pernikahan bakal sangat krusial di masa depan.

"Ini untuk nanti supaya anaknya juga bisa dapat akta kelahiran. Tanpa itu kan untuk melamar di PNS pun nanti ditolak. Ini yang harus kita perjuangkan ke Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu," kata Arif.

Puluhan Pasangan Suami Istri Ikuti Sosialisasi Pendaftaran Isbat Nikah di RPTRA Tugu Permai

Feni Rose Sangsi Status Baru Lucinta Luna: Menikah apa Syuting?

Arif menambahkan, target 1.500 peserta itu tak hanya untuk warga Jakarta Utara saja, tapi juga warga Kabupaten Kepulauan Seribu yang belum punya akta nikah.

Sebelumnya, Yayasan HPUI juga pernah melakukan sosialisasi serupa di Jakarta Timur pada tahun 2012-2014.

Menurut Arif, setelah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, sosialisasi lanjutan juga bakal digencarkan di Jakarta Pusat.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved