Pemilu 2019, Kelompok Disabilitas Minta Diperhatikan Pendidikan dan Pekerjaan

Kelompok disabilitas turut memberikan harapannya dalam pesta demokrasi Pemilu 2019 yang akan dihelat pada 17 April 2019.

Pemilu 2019, Kelompok Disabilitas Minta Diperhatikan Pendidikan dan Pekerjaan
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan uji coba trotoar ramah disabilitas di Jalan Wahid Hasyim, Senin (4/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM‎, PALMERAH - Kelompok disabilitas turut memberikan harapannya dalam pesta demokrasi Pemilu 2019 yang akan dihelat pada 17 April 2019.

Mereka berharap para pemimpin yang nantinya terpilih dapat memperhatikan kelompok disabilitas, utamanya terkait lapangan pekerjaan dan pendidikan.

Relawan Korlap Pemilih Disabilitas (RKPD) Yudi Yahya memaparkan, terkait masalah pekerjaan bahwa tak hanya di instansi pemerintahan, namun di sektor swasta para kelompok disabilitas juga masih kesulitan.

"Beberapa alasan kurang terserapnya tenaga kerja yakni terkait batasan umur, pendidikan, kriteria jenis disabilitas dan aksesibilitas di lingkungan kerja," kata Yudi kepada TribunJakarta.com, Minggu (24/3/2019).

Selain itu, Yudi menyoroti kurikulum di balai pelatihan kerja yang dinilainya tak mampu mengikuti perkembangan zaman.

‎"Seperti pelatihan kerja masih manual dan belum digital. Contohnya kursus menjahit yang tidak diikuti oleh kemampuan komputerisasi untuk mengedit atau mendesain," kata Yudi.

Karenanya, ia menyebut kuota pekerja bagi penyendang disabilitas sesuai UU Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas masih jauh dari kenyataan.

Menurutnya, persyaratan pendidikan seperti ijazah bagi kelompok disabilitas bisa digantikan dengan sertifikat kursus atau pelatihan.

"Serta persyaratan umur harus dihapuskan selama disabilitas tersebut masih memiliki potensi," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved