Pilpres 2019
Dedi Mulyadi Targetkan Jokowi-Ma'ruf Menang 60 Persen di Jawa Barat
Dedi Mulyadi menargetkan pasangan calon presiden nomor urut 01 itu menang 60 persen perolehan suara di Jawa Barat.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Dedi Mulyadi menargetkan pasangan calon presiden nomor urut 01 itu menang 60 persen perolehan suara di Jawa Barat.
"Target kita menang, kalau kita targetin 60 persen kemenangannya di Jawa Barat," kata Dedi saat berkunjung ke Gedung Juang Tambun, Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa, (26/3/2019).
Menurut Dedi, posisi Jokowi dalam Pemilu 2019 ini jauh berbeda jika dibanding dengan Pemilu 2014 lalu.
Tren politik kata dia saat ini terjadi fluktuatif, tidak melulu hasil pemilu terdahulu dapat dijadikan tolak ukur perolehan suara pemilu selanjutnya.
"2014 kan telak kalau ini kan bisa sudah bisa imbang kadang surveinya lebih 3 persen kadang 4 persen, Nah yang terjadi dalam politik sekarang tidak ada yang disebut tren, yang ada adalah fluktuasi gitu loh. Jadi kalau dulu kan politiknya itu tren, sekarang enggak, ada naik ada turun, memang sangat berbeda politik sekarang," kata Dedi.
Selain itu di Jawa Barat, sejumlah kepala daerah juga telah mantap memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf pada Pemilu 2019.
Contohnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang secara tegas telah mengungkapkan pilihannya untuk mendukung pasangan calon presiden nomor urut 01.
• Tim Jaguar Temukan Benda-benda Tak Lazim dari Rumah Kosong di Cilodong Depok
• 3 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Beruntung Minggu Ini, 24-30 Maret 2019
• Lawan Kalteng Putra, Persija Jakarta Bisa Diperkuat 3 Pilar Timnas Indonesia
Dedy Mulyadi selaku ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Jawa Barat menegaskan, dari segi personal, kepala daerah memang berpolitik, jika pada saat kampanye nantinya mereka juga akan mengikuti aturan yang ada seperti halnya mengambil cuti.
"Dari sisi personalkan berpolitik, kemudian dia diusung partai politik, posisinya personal bukan institusional," jelas dia.
Adapun pada Pemilu 2014, Jokowi kalah telak dengan pasangan Prabowo-Hatta dalam perolehan suara di Jawa Barat. Prabowo-Hatta meraup suara 14.167.381 atau 59,78 persen suara sedangkan Jokowi mendapat 9.530.315 atau 40,22 persen suara.
Saat itu, Jokowi hanya unggul di 4 kabupaten dari 27 kabupaten atau kota di Jawa Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/plt-bupati-bekasi-saat-meninjau-gedung-juang-bersama-dedi-mulyadi-selasa-2632019.jpg)