Mahasiswa PTN Ini Bunuh PSK dan Bawa Lari Uang Puluhan Juta Agar Bisa Beli iPhone

"Korban dicekik dan dibekap pakai selimut sampai meninggal di salah satu kamar hotel Pasar Cikurubuk," ujar dia.

Mahasiswa PTN Ini Bunuh PSK dan Bawa Lari Uang Puluhan Juta Agar Bisa Beli iPhone
(KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA)
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Maruf menunjukkan barang bukti pembunuhan perempuan di Hotel Daya Grand Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Selasa (26/3/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM, TASIKMALAYA- Aparat kepolisian menangkap RFH (22), seorang mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, yang menjadi buronan karena telah membunuh seorang perempuan pekerja seks komersial (PSK) di Hotel Daya Grand, Cikurubuk, Kota Tasikmalaya.

Pelaku ditangkap setelah melarikan diri selama tiga pekan ke beberapa kota. Motif pelaku membunuh korban ialah pelaku emosi tak dipinjami uang oleh korban.

"Kami berhasil menangkap buronan pembunuh perempuan berinisial OS alias Icha (33) di Hotel Daya Grand, Cikurubuk, tiga pekan lalu. Pelaku adalah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Tasikmalaya," ujar Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Maruf saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Tasikmalaya, Selasa (26/3/2019).

Febry mengatakan, pelaku dan korban diketahui sudah saling kenal selama dua tahun. Pelaku setiap bertemu dan setelah berhubungan badan sering diberi upah Rp 200.000.

Saat kejadian, pelaku berniat meminjam uang karena mengetahui korban membawa uang tunai Rp 70 juta di tasnya.

Namun, korban enggan memberikan pinjaman sampai akhirnya pelaku emosi kemudian mencekik dan membekap korban menggunakan selimut hingga korban tewas.

"Korban dicekik dan dibekap pakai selimut sampai meninggal di salah satu kamar hotel Pasar Cikurubuk," ujar dia.

Pelaku meninggalkan jenazah korban di kamar hotel dan sempat melarikan diri ke Kuningan, Cirebon, dan Jakarta. Korban juga membawa uang Rp 70 juta milik korban.

Saat olah TKP, polisi menemukan tabungan korban dalam buku rekening BRI dengan saldo mencapai Rp 161 juta. Namun, uang tunai Rp 70 juta hilang dan diambil oleh pelaku.

"Semua perbuatannya sudah diakui oleh pelaku," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved