Trie Utami Sukses Perankan Tujuh Tokoh dalam Monolog Musikal Srintil: Tembang Duka Seorang Ronggeng

Trie Utami mengungkap bahwa memerankan Srintil dalam monolog musikal memiliki kesulitan tersendiri, apalagi harus memerankan tujuh karakter

Trie Utami Sukses Perankan Tujuh Tokoh dalam Monolog Musikal Srintil: Tembang Duka Seorang Ronggeng
TribunJakarta.com/Lita Febriani
Trie Utami usai pementasan monolog musikal Srintil Tembang Duka Seorang Ronggeng di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Penyanyi Trie Utami sukses perankan tokoh Srintil si Ronggeng Dukuh Paruk dalam pementasan monolog musikal Srintil Tembang Duka Seorang Ronggeng.

Dalam pementasan tersebut setidaknya ia harus memerankan tujuh karakter.

Karakter tersebut ialah Bapak dari Srintil, Kakek Srintil, Pacar Srintil, Srintil kecil, remaja dan tua.

Trie Utami mengungkap bahwa memerankan Srintil dalam monolog musikal memiliki kesulitan tersendiri, apalagi harus memerankan tujuh karakter.

Akan tetapi, penyanyi 51 tahun tersebut menikmati proses dalam memerankan tokoh-tokoh tersebut.

"Saya harus memerankan sedikitnya 7 karakter. Harus keluar masuk. Sepanjang ini saya terus belajar, karena prosesnya ya seperti ini. Ada proses yang berlangsung terus menerus," tutur Trie Utami usai pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

Dunia teater nyatanya tak begitu asing bagi perempuan kelahiran Bandung tersebut.

VIDEO Serunya Bermain dengan Kelinci dan Kupu-kupu di Taman Kunci Tangerang

Polisi Temukan Boneka Jailangkung Hingga Kain Kafan di Rumah yang Diduga Jadi Tempat Aliran Sesat

Henry Yosodiningrat Kaget Dapat Kabar Meninggalnya Nazarudin Kiemas

Ia pernah berperan dalam teater Ali Topan sebagai Mbok Yem.

Trie Utami juga mengungkap bahwa memerankan banyak karakter punya sensasi yang menarik.

"Sensasinya bagaimana saya diajari memerankan banyak karakter, seperti apa sih karakter itu harus dibangun, itu menarik banget," ungkap perempuan asal Bandung tersebut.

Srintil merupakan tokoh dalam cerita novel Ronggeng Dukuh Paruk yang ditulis Ahmad Tohari pada tahun 1982.

Novel ini bercerita mengenai kisah cinta Srintil sebagai penari ronggeng dan Rasus teman sejak kecil Srintil yang berprofesi sebagai tentara.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved