PB PRSI Optimalkan Dana Pelatnas SEA Games 2019 dari Kemenpora

PB PRSI menyayangkan kucuran dana dari Kemenpora untuk keperluan Pelatnas SEA Games 2019 yang dinilai jauh dari target.

PB PRSI Optimalkan Dana Pelatnas SEA Games 2019 dari Kemenpora
Tribunnews.com/Abdul Majid
(ki-ka) Ketua Panitia, Wisnu Wardhana, eks perenang dunia asal USA Jason Lezak, Wakil Ketua PB PRSI Harlin Rahardjo, Pengurus Stadion Akuatik Rizal dan Technical Delegate Albert Susanto dalam konferensi pers 1st SEASF Masters Swimming Championship 2019, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA –Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), menyayangkan kucuran dana dari Kemenpora untuk keperluan Pelatnas SEA Games 2019 yang dinilai jauh dari target.

Untuk itu, demi melancarkan sejumlah program yang telah disusun, Harlin pun mengatakan PB PRSI kini tengah mengumpulkan dana melalui berbagi sponsor.

“Jadi pelatnas itu sebenarnya sudah mulai di sentralisasi, cuma kita kemarin mendapat info kemenpora cuma dapat seperlima dari yang kita ajukan, sekitar 9 miliar. Padahal kita mengajukan lebih dari lima kali lipatnya itu. Ini agak dilema tapi tetap semangat,” kata Wakil Ketua Umum PB PRSI  Harlin Rahardjo saat ditemui di Stadion Akuatik, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

“Kita juga sedang berpikir untuk try out yang sudah kita rencanakan itu harus tetap bisa jalan gimanapun caranya, walaupun dengan dana terbatas tetap harus kita coba cari sponsor kiri kanan,” sambungnya.

Jason Lezak Percaya Perenang Indonesia Punya Peluang Raih Prestasi di Level Dunia

Cerita Perenang Jason Lezak Saat Meraih Medali Emas Olimpiade 2008

Untuk program pelatnas, PB PRSI nantinya akan membuat lebih terpusat. Masing-masing pelatnas akan dipegang oleh pelatih utama.

Di Bali yang merupakan salah satu pusat Pelatnas akan dipegang oleh coach David dan Doni, sedangkan di Jakarta oleh coach Albert dan Jawa Barat oleh coach Nizar.

Seperti diketahui, pada SEA Games 2019 di Filipina nanti, PB PRSI menargetkan membawa pulang enam emas. Hal itu dinilai sangat realistis meski persaingan tidak mudah. (Tribunnews.com/Abdul Majid)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved