Anies Puji Wali Kota Jakarta Timur Terkait Penghargaan Pendamping Musrenbang

Tanpa 10 pendamping yang mewakili setiap Kecamatan, Anies menyebut usulan warga yang tercantum dalam Musrenbang dari 2 Januari-1 Maret bisa tak sesuai

Anies Puji Wali Kota Jakarta Timur Terkait Penghargaan Pendamping Musrenbang
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Gubernur DKI Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri Musrenbang Kota Jakarta Timur, Kamis (28/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Langkah Wali Kota Jakarta Timur M Anwar yang memberi penghargaan kepada pendamping Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang) dipuji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurutnya pendamping Musrenbang di setiap RW berperan penting membantu menyerap usulan warga lalu dibawa ke tingkat Musrenbang Kelurahan, Kecamatan, hingga akhirnya di tingkat Kota.

"Saya sampaikan apresiasi kepada pak Wali Kota yang sudah membuat terobosan dengan memberikan pengharagaan kepada pendamping Musrenbang," kata Anies di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (28/3/2019).

Tanpa peran 10 pendamping yang mewakili setiap Kecamatan, Anies menyebut usulan warga yang tercantum dalam Musrenbang dari 2 Januari hingga 1 Maret 2019 kemungkinan besar tak sesuai.

Anies mencontohkan kasus usulan kegiatan fisik atau non fisik dari warga yang formatnya berbeda dengan format Musrenbang yang dibuat pemerintah.

“Sering kali kendalanya adalah tentang aspirasinya (warga). Banyak yang formatnya berbeda dengan format di pemerintah sehingga tidak terserap. Tadi ada 10 pendamping terbaik, mudah-mudahan bisa jadi contoh," ujarnya.

Dia berharap usulan 6.439 kegiatan dengan anggaran Rp 3.781.466.735.399 yang nantinya bakal dipilah untuk pelaksanaan kegiatan tahun 2020 nanti sesuai keinginan warga.

Anies menyebut kegiatan fisik yang diusulkan warga harus sejalan dengan kegiatan non fisik sehingga menambah kenyamanan warga Jakarta.

"Membangun fasilitas umum yang bisa meningkatkan interaksi antar warga. Sehingga warga satu sama lain dengan latar belakang apapun bisa berinteraksi dengan dekat dan persatuan bisa terjaga,” tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved