Pendiri Masjid Kubah Emas Wafat

Kenangan Cucu Hj Dian Djuriah Rais Saat Sang Nenek Jadi Saksi Pernikahannya

Masih sangat membekas, kenangan Adli Sujatmiko (28) dengan almarhum neneknya Hj Dian Djuriah Rais (70) pendiri Masjid Kubah Emas.

Kenangan Cucu Hj Dian Djuriah Rais Saat Sang Nenek Jadi Saksi Pernikahannya
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Pemakaman Dian Djuriah Rais (70) di Halaman Depan Masjid Kubah Emas, Cinere, Depok, Jumat (29/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CINERE - Masih sangat membekas, kenangan Adli Sujatmiko (28) dengan almarhum neneknya Hj Dian Djuriah Rais (70) pendiri Masjid Kubah Emas.

Sebelumnya diberitakan, Dian Al Mahri sapaan akrabnya menghembuskan nafas terakhirnya dini hadi sekira pukul 02.30 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah karena penyakit paru-paru yang diidapnya.

Dua minggu sebelum Dian Meninggal, Adli menuturkan nenek tercintanya sempat hadir di hari bahagia pernikahannya.

Ketika itu, Dian pun menjadi saksi acara sakral pernikahan Adli dengan wanita yang dipilih untuk menjadi pendamping hidupnya.

"Dua minggu lalu, beliau masih menjadi saksi di pernikahan saya," ujar Adli ditemui TribunJakarta.com usai pemakaman di Halaman Depan Masjid Kubah Emas, Cinere, Kota Depok, Jumat (29/3/2019).

Ketika menjadi saksi pernikahannya, Adli menuturkan kondisi almarhumah masih sehat dan bersemangat, meskipun beberapa kali sempat mengeluh sakit.

"Masih sehat alhamdulillah, cuma ngeluh-ngeluh saja tapi belum tahu sakitnya apa," tandasnya.

Lanjut Adli, seminggu setelah pernikahannya pun almarhumah Dian mengeluh mengalami sesak dibagian pernapasannya, hingga dilarikan ke Rumah Sakit.

Cucu Tercinta Kasih Kesaksian Neneknya yang Pendiri Masjid Kubah Emas: Sosok Pengasih, Guru Keluarga

Sebelum Wafat, Hj Dian Djuriah Rais Dikabarkan Sempat Berobat ke Singapura

Selama menjalani perawatan, kondisi Dian berangsur memburuk hingga seluruh anggota keluarganya berjaga di Rumah Sakit untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Namun, takdir berkata lain meskipun seluruh keluarganya tetap optimis Dian bisa kembali sehat, pukul 02.30 WIB Dian dinyatakan meninggal dunia dan meninggalkan kesedihan yang mendalam untuk keluarga dan masyarakat.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved