Telat Sedikit Ditarik Polisi, Kepala Ibu Nyaris Meledak Ditembak Rampok Penyasar Rumah Kosong

Kepala seorang ibu yang membantu membuka pintu rumah kosong nyaris meledak oleh peluru perampok. Beruntung polisi langsung menariknya.

Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi penembakan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, LAMPUNG - Kepala seorang ibu yang membantu membuka pintu rumah kosong nyaris meledak oleh peluru perampok.

Sekelumit cerita itu terselip dalam drama baku tembak personel Tekab 308 (Tim Khusus Antibandit) Polda Lampung dengan rampok sadis asal Palembang, Dedy Irawan dan Hendri.

Selama ini keduanya tercatat sebagai anggota komplotan penyasar rumah tak berpenghuni.

Dedy Irawan dan Hendri loncat dari rumah yang menjadi markas mereka ke rumah kosong.

Dari rumah kosong No 6A di Jalan Purnawirawan, Gunung Terang, Langkapura, Kota Bandar Lampung, itu kedua rampok bersembunyi.

Wawancara Khusus Dua Pembunuh Melinda: Si Bocah Pingsan Dibanting, Pelaku Tahu Korban Menstruasi

Terungkap Upaya Calon Pendeta Melinda Kabur dari Sergapan Dua Pembunuhnya

"Beruntung ada yang membantu. Ada ibu-ibu yang diserahi kunci," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP Adrian Indra Nurinta, Jumat (29/3/2019).

Polisi kesulitan membuka rumah kosong yang memang terkunci itu. Tak lama seorang ibu yang diserahi kunci datang membantu membukakannya.

"Saat dibuka pelaku di dalam rumah sudah menodongkan senpi ke ibu tersebut. Beruntung bisa ditarik oleh anggota, sehingga tembakan tidak mengenai sang ibu," ungkap Adrian.

Polisi segera membawa ibu tersebut ke tempat yang aman.

Merasa nyawa warga terancam, polisi menembak kedua rampok yang bersembunyi di dalam rumah.

Baku tembak pecah dalam penyergapan sampai akhirnya kedua pelaku tewas terkapar pada Kamis (28/3/2019).

Halaman
1234
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved