Pemilu 2019

VIDEO Sebanyak 1.475 Lembar Surat Suara KPU Tangerang Selatan Rusak, Kebanyakan Sobek

Setelah surat suara sampai diantar menggunakan kontainer, surat suara disortir dan dilipat oleh petugas sortir dan lipat.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, PONDOK AREN - KPU Tangerang Selatan (Tangsel) menggunakan Gedung Serba Guna kecamatan Pondok Aren sebagai gudang logistik pemilu termasuk untuk penyimpanan surat suara yang terus berdatangan.

Setelah surat suara sampai diantar menggunakan kontainer, surat suara disortir dan dilipat oleh petugas sortir dan lipat.

Sampai saat ini, surat suara dari lima jenis yang ada, DPRD Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Pilpres sudah sampai semua di gudang, walaupun secara total masih kurang.

Sebelumnya, TransJakarta mewartakan pada Senin (18/3/2019) di gudang logistik KPU Tangsel terdapat 511 surat suara yang rusak.

Sedangkan saat ini, 11 hari berselang, terdapat 1.475 surat suara yang rusak.

Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, menegaskan, jumlah tersebut hanya sebagian kecil dari surat suara yang sudah disortir.

"Surat suara yang rusak sebanyak 1.475 lembar. Surat suara yang tidak layak ya. Dari surat suara yang sudah kita sortir itu sebanyak 2.951.500lembar, kalau diprosentase itu sebanyak 0,56%," jelas Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, di gudang, Jumat (29/3/2019).

Simak Cara Lapor SPT Online di DJPOnline.pajak.go.id, Terakhir Besok 31 Maret 2019, Denda Jika Telat

Malam Ini Debat Keempat Pilpres, Polda Metro Jaya Berlakukan Satu Arah di depan Hotel Shangri-La

Korban Sudah Memohon, Pelaku Mengaku Tetap Membunuh Pendeta Muda Melinda

Bambang memaparkan, kerusakan surat suara berbeda-beda dari mulai sobek hingga cetakan yang tidak simetris.

Ia juga memastikan kerusakan berasal dari pihak percetakan, bukan dari teknis petugas pelipat.

"Untuk surat suara yang tidak layak itu, antara lain adalah ada yang sobek, baik yang atas, pinggir, kiri, kanan, bawah, kemudian juga ada yang bolong beberapa bagiannya, bagian tengahnya. Kemudian cetakannya ada yang tidak simetris. Yanhpaling banyak rudak dari sisi-sisinya," paparnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved