Perumahan di Lenteng Agung Terkena Peluru Nyasar, Warga Resah dan Takut

Warga Lenteng Agung resah akibat peluru nyasar ke perumahan mereka. Peluru nyasar sejak tahun 2017.

Tayang:
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana kompleks rumah yang terkena imbas peluru nyasar di Perumahan The Hills Townhouse Lenteng Agung pada Minggu (31/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Warga Lenteng Agung resah akibat peluru nyasar ke perumahan mereka.

Peluru nyasar tersebut berada di perumahan The Hills Townhouse di RT 004 RW 008, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Setidaknya sejak tahun 2017, sejumlah rumah mereka terkena peluru nyasar.

Warga Blok E1 The Hills Townhouse, Dedi mengungkapkan keresahannya saat sebuah peluru menembus dinding rumahnya.

Suasana kompleks rumah yang terkena imbas peluru nyasar di Perumahan The Hills Townhouse Lenteng Agung pada Minggu (31/3/2019).
Suasana kompleks rumah yang terkena imbas peluru nyasar di Perumahan The Hills Townhouse Lenteng Agung pada Minggu (31/3/2019). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Ia menemukan temuan peluru di rumahnya pada Kamis sore (28/3/2019) silam dan baru ditindaklanjuti keesokannya pada Jumat (29/3/2019).

Saat itu, Dedi melihat peluru tertancap di dinding balkon rumahnya.

"Saat keluar saya melihat peluru itu menancap di balkon. Kemudian saya lapor ke satpam dan ditindaklanjuti oleh Ketua RT. Saat datang Babinsa dan Binmas untuk mengecek lokasi, ternyata ditemukan satu peluru lagi yang menancap di bagian atas rumah saya," terang Dedi kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Minggu (31/3/2019).

Kejadian peluru nyasar seperti ini, sudah dirasakan oleh Dedi sebanyak dua kali dalam kurun waktu satu tahun lebih.

Sebelumnya, ia pernah mengalami kejadian serupa pada Februari 2018 silam.

"Saat itu saya menemukan sebuah peluru tergeletak di halaman depan rumah saya. Ini kejadian sudah dua kali di rumah saya," keluhnya.

Ia menduga peluru yang menyasar ke rumahnya berkecepatan tinggi.

"Soalnya ketika diambil pakai tangan saja enggak bisa, berarti kan itu kencang sekali," ujarnya.

Suasana kompleks rumah yang terkena imbas peluru nyasar di Perumahan The Hills Townhouse Lenteng Agung pada Minggu (31/3/2019).
Suasana kompleks rumah yang terkena imbas peluru nyasar di Perumahan The Hills Townhouse Lenteng Agung pada Minggu (31/3/2019). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Tak hanya Dedi yang dirundung kegelisahan, pemilik rumah di Blok A6, Idham Ramdhian pun turut menjadi korban imbas dari peluru yang nyasar.

Peluru itu menembus kaca kamar anaknya di tahun 2017.

"Peluru itu kena lantai dua di kamar anak saya. Peluru itu menembus kaca tapi enggak sampai mecahin kaca seluruhnya. Berarti kecepatannya tinggi kan pelurunya. Bahkan saat TNI datang ke rumah, itu bukan peluru latihan tapi untuk perang. Warnanya bukan kuning tapi seperti tembaga," kenang Idham.

Ketua RT 004 RW 008, Sapri mengakui kegelisahan yang diungkapkan oleh warganya.

Ia mengakui warganya gelisah dengan penemuan peluru yang menyasar ke rumahnya.

"Memang setelah dicek fisik oleh petugas yang datang Binmas dan Babinsa, terdapat dua peluru yang tertancap di tembok rumah milik Dedi. Laporan itu saya terima Jumat kemarin," terangnya.

Sapri kemudian melanjutkan pihak Binmas dan Babinsa akan melaporkan kejadian tersebut.

"Tapi ini tidak ada korban yang terluka maupun korban jiwa ya. Memang itu peluru kan sebenarnya ngeri ya. Ini akan ditindaklanjuti dan sudah dilaporkan," lanjutnya.

Dugaan sementara, lanjut Ketua RT tersebut, berasal dari latihan tembak yang berada tak jauh dari permukiman warga.

"Di sana ada dua lapangan tembak, ada Brigif 07, tempatnya ada di seberang kali Ciliwung. Diduga karena imbas latihan, itu masih kemungkinan ya," katanya.

Uji Tembak Peluru Nyasar ke Gedung DPR Guna Mengetahui Kemampuan Peluru

Sederet Fakta Terungkap dalam Rekonstruksi Peluru Nyasar dari Lapangan Tembak Senayan ke Gedung DPR

Warga di luar dari perumahan itu, Muinah mengakui sebelum dibangunnya perumahan The Hills Townhouse itu pun warganya acapkali mengalami sasaran peluru.

"Dulu mah sering juga ada peluru nyasar, sebelum perumahan itu dibangun. Sudah lama banget tapi pernah sampai mengenai kaki saya, bunyi kelontang. Bahkan ada yang sampai terkena tangannya tapi sudah lama sekali," tambahnya.

Sampai berita ini diturunkan, TribunJakarta.com masih berusaha atau mengkonfirmasi soal dugaan darimana peluru tersebut berasal.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved