Anggota Exco PSSI Sebut Gusti Randa Telah Berbohong Terkait Rapat Penunjukan Iwan Budianto

Gusti Randa telah berbohong atas pernyataannya yang menyebut tak ada rapat untuk menunjuk Iwan Budianto sebagai Plt Ketum PSSI.

Anggota Exco PSSI Sebut Gusti Randa Telah Berbohong Terkait Rapat Penunjukan Iwan Budianto
TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
PLT Ketua Umum PSSI, Gusti Randa saat ditemui di Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Kabar naiknya Wakil Ketum PSSI, Iwan Budianto, menjadi Plt Ketum PSSI disanggah oleh Gusti Randa yang menyebut bahwa penunjukan itu sebagai hoaks.

Sebelumnya, Iwan Budianto dikabarkan menjadi Plt Ketum PSSI setelah Komite Eksekutif (Exco) PSSI menggelar rapat di Hotel Sultan, Kamis (28/3/2019).

Rapat tersebut bertujuan untuk menunjuk Iwan Budianto sebagai Plt Ketum PSSI.

Anggota Exco PSSI, Refrizal, pun menuding bahwa Gusti Randa telah berbohong atas pernyataannya yang menyebut tak ada rapat untuk menunjuk Iwan Budianto sebagai Plt Ketum PSSI.

Refrizal bahkan menyebut Gusti Randa yang juga merupakan anggota Exco PSSI, turut hadir pada rapat tersebut.

"Bohong berarti ya (Gusti Randa), coba ditanyakan kepada anggota Exco lain yang hadir pada rapat. Tanya deh dengan yang lain," kata Refrizal kepada wartawan, Minggu (31/3/2019).

Sekjen PSSI, Ratu Tisha saat mendampingi Iwan Budianto setelah kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (18/2/2019).
Sekjen PSSI, Ratu Tisha saat mendampingi Iwan Budianto setelah kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (18/2/2019). (Tribunnews.com/Abdul Majid)

"Ada Pak Dirk (Soplanit), Pak Juni (Ardianto Rachman), Pak Very (Mulyadi), Bu Papat (Yunisal). Coba tanya ke dia (Gusti Randa), yang benar siapa, ada atau tidak (rapat tersebut)," ujar Refrizal menambahkan.

Refrizal yakin bahwa naiknya Iwan Budianto menjadi Plt Ketum PSSI sudah sesuai statuta.

Statuta PSSI Pasal 39 Ayat 6 yang berbunyi, "Apabila Ketua Umum tidak ada atau berhalangan, maka Wakil Ketua Umum dengan usia tertua akan menggantikannya."

Berdasarkan pasal tersebut, memang benar adanya Iwan Budianto adalah orang yang tepat naik ke pucuk pimpinan pasca ditahannya Joko Driyono oleh Satgas Antimafia Bola.

Dunia Internasional Puji Teknologi Baru Saat Persija Vs Kalteng Putra: Di Eropa Sudah Lama

Putri Nia Ramadhani, Mikhayla Berjoget di Tiang Kereta, Ardi Bakrie: Ih Nakal

7 Fakta Dian Al Mahri Pendiri Masjid Kubah Emas: Keinginan Tempat Dimakamkan Hingga Pesan Terakhir

"Tidak perlu dihasilkan atau perlu diputuskan, itu (Iwan Budianto jadi Plt Ketum PSSI) sudah sesuai statuta. Kalau menunjuk yang lain, baru kami putuskan," tutur Refrizal.

"Kalau bukan Iwan Budianto, baru kami putuskan dalam rapat Exco. Kalau Iwan Budianto, kan memang statuta. Waktu rapat juga Pak Gusti Randa mengiyakan begitu."

"Rapatnya tidak menegangkan seperti pemberitaan media, kami biasa-biasa saja. Kami mendudukkan sesuai statuta, Gusti Randa juga tidak protes," ucap Refrizal.

 Berita ini telah tayang di Bolasport dengan judul: Gusti Randa Turut Hadir Rapat Penunjukkan Iwan Budianto Jadi Plt Ketum PSSI

Editor: Erik Sinaga
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved