Kamar Diponegoro, Napak Tilas Sang Pangeran Saat Jadi Tahanan Politik di Jakarta

Museum Sejarah Jakarta menambah jumlah koleksi mereka dengan diresmikannya Kamar Diponegoro. Tempat sang pangerang saat berstatus tahanan politik.

Kamar Diponegoro, Napak Tilas Sang Pangeran Saat Jadi Tahanan Politik di Jakarta
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Koleksi Pangeran Diponegoro yang disimpan di Kamar Diponegoro di Museum Sejarah Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Museum Sejarah Jakarta menambah jumlah koleksi mereka dengan diresmikannya Kamar Diponegoro.

Kepala Museum Kesejarahan Jakarta, Sri Kusumawati menjelaskan, Kamar Diponegoro adalah salah satu ruangan yang digunakan oleh pahlawan nasional Pangeran Diponegoro sewaktu menjadi tahanan politik selama 26 hari di Balai Kota Batavia (saat ini Museum Sejarah Jakarta) pada Tahun 1830.‎

Dijelaskannya, usai ditangkap di ‎Magelang pada 28 Maret 1830, Pangeran Diponegoro dibawa dari Semarang ke Jakarta menaiki kapal uap SS Van der Capellen. ‎

‎Pangeran Diponegoro kemudian tiba di Jakarta pada 8 April 1830 dan dibawa dari dermaga di Pasar Ikan ke Balai Kota untuk menunggu keputusan pemerintah Hindia-Belanda tentang nasibnya sebagai tahanan politik.

Koleksi Pangeran Diponegoro yang disimpan di Kamar Diponegoro di Museum Sejarah Jakarta.
Koleksi Pangeran Diponegoro yang disimpan di Kamar Diponegoro di Museum Sejarah Jakarta. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)


Kamar Diponegoro ini letaknya berada di lantai 2 salah satu bangunan di Museum Sejarah Jakarta, tepatnya di atas penjara wanita‎.

"‎Disini ia ditempatkan di apartemen pribadi kepala dinas penjara Batavia yang harus dikosongkan jika ada tahanan Eropa atau Indonesia yang berstatus tinggi berada di kediamannya," kata Sri di Museum Sejarah Jakarta, Senin (1/4/2019).

Sedangkan untuk ke‎luarga dekat Pangeran Diponegoro, ujar Sri, mereka harus berbagi ruang bersama dengan 16 pengikutnya yang ditampung di bangunan tambahan di sampingnya.

Sri menuturkan ukuran Kamar Diponegoro seluas 120 meter persegi.

"Ini memang kamar yang memang digunakan oleh Pangeran Diponegoro saat ditahan," kata Sri.‎

Sebelum digunakan sebagai Kamar Diponegoro, Sri menuturkan ruangan ini adalah ruangan tertutup yang juga menyimpan koleksi bersejarah ‎tentang sejarah Kota Jakarta.

"Dengan dibukanya Kamar Diponegoro, koleksi yang sebelumnya ada disini kami pindahkan ke gedung utama museum," kata Sri.

Ahmad Dhani Ditahan, Pengacara Samakan Dengan Perjuangan Diponegoro dan Imam Bonjol

Ini Kebiasaan Soekarno Saat Ziarah ke Makam Raden Saleh, Pelukis Pangeran Diponegoro

‎Sri berharap, dengan dibukanya Kamar Diponegoro semakin menarik animo masyarakat untuk berwisata ke Museum Sejarah Jakarta.

"Museum Sejarah Jakarta adalah museum yang paling banyak dikunjungi di tanah air. Tahun lalu ada lebih dari 800 ribu pengunjung datang ke tempat ini," kata Sri.

Secara simbolis, Kamar Diponegoro ini diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.‎

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved