Saat Presiden Jokowi Duduk Bersila di Lantai, Bahas Kesepakatan Pascabanjir Bandang Sentani

Dikutip dari Kompas.com, sekitar 30 menit, sambil duduk bersila di lantai, Presiden Jokowi mendengarkan keinginan para pengungsi.

Saat Presiden Jokowi Duduk Bersila di Lantai, Bahas Kesepakatan Pascabanjir Bandang Sentani
ISTIMEWA/Dokumentasi BNPB
Presiden Joko Widodo menyaksikan 17 pihak yang akan bersinergi dalam penyelesaian permanen pascabanjir bandang pada Senin (1/4/2019) di ruang VIP Bandara Sentani, Jayapura, Papua. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SENTANI - Presiden Joko Widodo menyaksikan 17 pihak yang akan bersinergi dalam penyelesaian permanen pascabanjir bandang pada Senin (1/4/2019) di ruang VIP Bandara Sentani, Jayapura, Papua.

Dikutip dari Kompas.com, sekitar 30 menit, sambil duduk bersila di lantai, Presiden Jokowi mendengarkan keinginan para pengungsi.

Dia kemudian menyampaikan bahwa para korban terdampak bencana tidak mungkin dikembalikan ke tempat tinggalnya.

"Ini harus direlokasi karena tempat yang lama tidak aman, tempat yang rawan bencana. Oleh sebab itu harus dipindahkan," ujar Jokowi yang didampingi istrinya, Iriana Joko Widodo.

Pemerintah pusat, lanjut presiden, akan membangunkan rumah permanen bagi para pengungsi saat lahannya sudah tersedia.

Dia pun meminta Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Jayapura segera menetapkan lokasi relokasi tersebut.

"Relokasinya akan segera ditetapkan oleh gubernur dan bupati. Kalau sudah tempatnya nanti dibebaskan dan sudah ditetapkan, baru kita akan masuk untuk pembangunan rumahnya," katanya.

"Tapi saya ingin secepatnya ada penetapan lokasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan kepastian," tambah Jokowi.

Untuk diketahui, nota kesepakatan tersebut berisi pemulihan kawasan cagar alam Pegunungan Cycloops, Danau Sentani dan daerah aliran sungai (DAS) Sentani Tami.

Nota kesepakatan tersebut tidak hanya melibatkan pemerintah, universitas dan dunia usaha, tetapi juga lembaga adat dan agama.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved