Sebut Tanggul Diotak Atik Warga, Wali Kota Jaksel: Mungkin Kita Terlalu Toleran

Tanggul itu sebenarnya enggak boleh diotak atik. Tapi kemarin dibuat coakan sehingga tanggul yang kokoh menjadi rapuh," terangnya

Sebut Tanggul Diotak Atik Warga, Wali Kota Jaksel: Mungkin Kita Terlalu Toleran
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali meninjau lokasi banjir di Jatipadang pada Minggu (31/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali menilai ulah warga setempat menjadi satu di antara penyebab berulang kali tanggul di Jatipadang jebol dan bocor.

Sebab, badan tanggul dialihfungsikan oleh warga sebagai pijakan mengarah ke rumahnya yang berdekatan dengan tanggul.

Hal itu dijelaskan oleh Marullah saat meninjau lokasi banjir pada Minggu (31/3/2019) malam.

"Mungkin beberapa waktu lalu kita terlalu toleran dibolehkan membuat coakan di tanggul itu. Tanggul itu sebenarnya enggak boleh diotak atik. Tapi kemarin dibuat coakan sehingga tanggul yang kokoh menjadi rapuh," terangnya kepada TribunJakarta.com.

Sebagian warga membangun jembatan di tanggul itu sebagai akses masuk ke rumah mereka.

Marullah melanjutkan tidak menutup kemungkinan area di sekitar tanggul akan dilakukan normalisasi.

"Kalau memungkinkan itu harus ekstrim dibebaskan. Jangan-jangan di sana itu lahan kita, lagi," tandasnya.

Suasana banjir di Jatipadang saat malam hari pada Minggu (31/3/2019).
Suasana banjir di Jatipadang saat malam hari pada Minggu (31/3/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Sebelumnya, sekira pukul 14.30 WIB pada Minggu (31/3/2019), tanggul yang berada di Jatipadang mengalami kebocoran pada bagian bawah.

Imbasnya, sejumlah RT terdampak dari masuknya air ke permukiman warga.

Puluhan warga harus diungsikan menuju Masjid Ar Ridwan lantaran rumah mereka terendam banjir.

Dunia Internasional Puji Teknologi Baru Saat Persija Vs Kalteng Putra: Di Eropa Sudah Lama

Digosipkan dengan Gading Marten, Sophia Latjuba Beri Pengakuan Ini, Gisella Anastasia: Gak Papa

Persija Jakarta Tersingkir dari Piala Presiden 2019, Sandi Sute Dapat Banyak Hikmah Bermanfaat

Lurah Jatipadang, Noviant Wijanarko mengatakan tim Sumber Daya Air kemudian dikerahkan untuk menangani tanggul yang bocor itu menggunakan kayu dolken dan karung.

"Bocor karena tanah itu turun ke bawah sehingga pondasi ada jarak dengan tanah, air jadi masuk lewat bawah. Tim SDA mencoba tutup dengan kayu dolken dan karung," tandasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved