Asyik Bongkar Motor, 2 Pegawai Kosmetik di Lubang Buaya Dibacok Begal

Pegawai toko kosmetik dibacok begal saat membenarkan motor di Jalan Albaidho I Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Catur Setiawan (21) saat menunjukkan luka bacok yang dideritanya, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Catur Setiawan (21), pegawai toko kosmetik di Jalan Albaidho I Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung tak menyangka jadi korban begal saat asyik membongkar sepeda motornya depan ruko pada Jumat (29/3/2019) sekira pukul 03.00 WIB.

Kala itu empat pemuda yang menaiki dia sepeda motor secara bernoncengan datang dari arah Taman Mini Indonesia Indah ke Lubang Buaya dan berhenti tepat depan Catur lalu mengacungkan dua celurit ukuran besar.

"Pas kejadian saya lagi asyik benerin motor. Karena terlalu asyik benerin motor saya enggak sadar sudah jam 3 pagi saya kira masih jam 1. Mereka berhenti depan saya dan langsung minta handphone," kata Catur di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019).

Catur Setiawan (21) saat menunjukkan luka bacok yang dideritanya, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019
Catur Setiawan (21) saat menunjukkan luka bacok yang dideritanya, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019 (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Sadar nyawanya terancam Catur bergegas masuk ke toko guna mengambil golok dengan niat melawan pelaku dan meminta bantuan seorang rekannya Jufri (18) yang berada dalam toko.

Nahas upaya tersebut sepenuhnya tak berhasil karena dua pelaku mengejar Catur lalu akhirnya membacok dua pegawai toko kosmetik itu.

"Yang dua pelaku bawa celurit itu ikut masuk, saya mau ambil golok tapi enggak sempat. Saya kena bacok di bagian lengan dan telapak tangan. Kalau teman saya kena bacok di kepala sama tangannya," ujarnya.

Catur mendapat 12 jahitan di bagian luar dan enam jahitan di bagian dalam, sementara Jufri tangan kanan dan kiri Jufri terluka meski tak separah Catur.

Parahnya luka yang diderita Catur dan Jufri membuat perlawanan mereka mengendur sehingga pelaku dapat menggasak handphone Jufri yang sedang dicas.

Korban Meninggal Cinta Segi Banyak Ini Mengaku Dibegal, Warga: Dia Minta Tolong Malam-malam

Usai Tewaskan Pejalan Kaki, Geng Motor Gabores Masih Begal Pengendara Lain

Puas menggasak handphone, dua pelaku yang menenteng celurit keluar ruko dan bergabung dengan dua temannya yang menunggu di motor tancap gas ke arah Lubang Buaya.

"Mereka kabur ke arah Lubang Buaya, enggak dikejar karena posisi saya sama teman luka. Apalagi teman saya luka di bagian kepala. Saya juga belum bikin laporan ke polisi," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved