Ini 4 Kecamatan Rawan Pohon Tumbang dan Longsor di Jakarta Timur

Menurutnya saat hujan deras dan angin kencang melanda sebaiknya pengguna jalan menghindari ruas jalan yang banyak bercokol pohon besar.

Ini 4 Kecamatan Rawan Pohon Tumbang dan Longsor di Jakarta Timur
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar saat tiba di lokasi tempat Suyatno meninggal, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Kecamatan Makasar, Kramat Jati, Cipayung, dan Ciracas yang merupakan bagian timur dan selatan dari wilayah Kota Jakarta Timur jadi wilayah paling rawan pohon tumbang dan longsor di antara Kecamatan lain.

Hal ini disampaikan Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat menyambangi lokasi Suyatno (54), pengemudi Grand Max berpelat B 9370 TAG yang tewas tertimpa pohon angsana saat melintas di Jalan Dermaga Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Sebenarnya enggak rawan di sini (Duren Sawit), yang rawan ada di timur dan selatan seperti Condet, Makasar, Kramat Jati, Ciracas, Cipayung dan Pasar Rebo. Termasuk juga rawan longsor di sana," kata M Anwar di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019).

Sandiga Yakin Bekasi Punya Memiliki Peranan Penting untuk Menangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

Selain meminta Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Timur mendata seluruh pohon yang sudah tua dan berpotensi tumbang, dia mengimbau warga berhati-hati saat berkendara.

Menurutnya saat hujan deras dan angin kencang melanda sebaiknya pengguna jalan menghindari ruas jalan yang banyak bercokol pohon besar, karena dikhawatirkan dapat tumbang sewaktu-waktu.

"Saya imbau agar menjaga penghijauan, menanam pohon. Kemudian kalau ada hujan lebat, jangan melewati daerah yang banyak pohon, karena kota enggak tahubkan kalau terjadi insiden seperti ini," ujarnya.

Malam Ini Arus Lalu Lintas Menuju Jalan Daan Mogot Jakarta Barat Macet Panjang

Perihal sebab tumbangnya pohon angsana sekira pukul 15.30 WIB yang menewaskan Suyatno, Anwar mengaku belum menerima informasi pasti terkait sebab tumbangnya pohon.

Anwar menuturkan sebab tumbangnya pohon yang menewaskan warga Kelurahan Klender itu harus menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Sudin Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Timur serta pihak kepolisian.

"Kami sedang selidiki kenapa bisa tumbang. Apa karena enggak ditopping? Katanya sudah ditopping. Apa karena pohonnya sudah tua? Nanti akan kita amati karena ada pihak kepolisian juga. Apa memang force major murni atau lainnya," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved