Pajak Tahun 2018 Tercapai, Estu Budiarto Berharap Target Pajak Jakarta Pusat Rp 1.500 triliun

Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat Estu Budiarto menyebut, pencapaian pajak tahun 2018 bisa mencapai target dari tahun sebelumnya.

Pajak Tahun 2018 Tercapai, Estu Budiarto Berharap Target Pajak Jakarta Pusat Rp 1.500 triliun
TribunJakarta.com/M Rizki Hidayat
Estu Budiarto, Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat, sedang memberi penjelasan mengenai laporan pajak tahun 2018 dalam acara bertajuk 'Tax Gathering 2019' di Aula KPP Pratama, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat Estu Budiarto menyebut, pencapaian pajak tahun 2018 bisa mencapai target dari tahun sebelumnya.

"Kita bisa mencapai dari tahun sebelumnya," kata Estu Budiarto kepada para peserta wajib pajak dalam acara bertajuk 'Tax Gathering 2019' di Aula KPP Pratama, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019).

"Semoga target pajak berikutnya di Jakarta Pusat bisa Rp1500 triliun," lanjutnya.

Dia menambahkan, Direktorat Jenderal Pajak ingin bermitra dengan masyarakat dan para pengusaha.

Suatu saat, lanjut dia, pasti ada tidak ketidaksesuaian antara pihak DJP dengan masyarakat dan pengusaha.

"Oleh karena itu, kami ada hak keberatan, dan sudah dibentuk pengadilan pajak," kata Estu kepada TribunJakarta.com.

Estu melanjutkan, keberatan banding ini bukan untuk membuat DJP tak bersahabat dengan masyarakat dan pengusaha.

"Namun akan jadi lebih enak kalau kita tetap menjadi kawan," tegas Estu.

"Apabila kalian ada perbedaan pendapat, ya kita buktikan saja jika memang sudah keputusan yang final, ya kita ikutin saja," ucap Estu.

Menurutnya, hal terpenting yaitu saling  berkomunikasi.

"Kita sebagai partner itu yang sangat penting. Saya sangat walcome kepada bapak ibu jika ingin berkomunikasi," kata Estu.

"Dengan saya pun tak akan pernah menolak, selama pertemuan itu demi kebaikan negeri ini," beber dia.

Dia mengingatkan, bagi masyarakat yang belum menerima Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), maka akan segera disampaikan.

"Jangan lupa bagi SPT-nya yang berakhir 31 Desember 2018, SPT akan disampaikan," ungkap Estu.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved