SPG Popok Bayi Tewas Mengenaskan, Pembunuh Santai Lalu Bantah Keterangan Dokter Forensik

Sudah sering dokter Agustinus Sembiring memeriksa tubuh korban kasus pembunuhan, tapi yang satu ini membuatnya terhenyak.

SPG Popok Bayi Tewas Mengenaskan, Pembunuh Santai Lalu Bantah Keterangan Dokter Forensik
Kolase Tribun Medan
(Kiri) Sofyan Wahid menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Binjai, Senin (1/4/2019). (Kanan) Indri Lestari semasa hidup. 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Sudah sering dokter Agustinus Sembiring memeriksa tubuh korban kasus pembunuhan, tapi yang satu ini membuatnya terhenyak.

Ahli forensik Universitas Sumatera Utara dan Kepala Forensik RSUD Djoelham Binjai ini mendapati 18 luka tusuk di tubuh Indri Lestari.

Luka tusuk sebanyak itu tersebar di antaranya 2 di leher, 10 di dada, 3 di area kelamin dan 3 di perut korban.

Luka tusuk di tubuh korban yang dikenal sebagia sales promotion girl (SPG) popok bayi ini, menunjukkan pelakunya begitu sadis.

"Selama saya bertugas baru kali ini saya menemukan pembunuhan sadis," ujar Agustinus saat bersaksi di Pegadilan Negeri Binjai, Senin (1/4/2019) siang.

Air Putih Bikin Istri Pengusaha Batam Pingsan, Bangun-bangun Terima Foto Syur dari Pria Kenalannya

Perselingkuhan Sang Istri Terbongkar Saat Tagih Utang, Sukadi Bacok Tetangganya

Berdasarkan pemeriksaan forensik, di kepala korban ada luka memar akibat berkali-kali dibenturkan pelaku ke dinding.

Sofyan Wahid, pelaku yang menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan ini menyikapi santai keterangan dokter Agustinus.

Sesantai ia membantah keterangan ahli forensik itu.

Informasi yang beredar, Sofyan Wahid menghabisi Indri Lestari karena menolak cintanya.

Diduga ada unsur dendam, Sofyan Wahid merasa korban matre sehingga memutuskan membantainya tanpa ampun dengan tusukan membabibuta.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved