Aplikasi Digital Efektif Tarik Milenial Datangi Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Penggunaan aplikasi digital dinilai Yuni sapaan akrab sang edukator museum, cukup efektif menarik pengunjung.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/LITA FEBRIANI
Museum Perumusan Proklamasi Proklamasi di Jalan Imam Bonjol No 1, Menteng, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Kaum milenial selalu identik dengan sesuatu yang berbau instan.

Misalnya saja dalam mencari informasi, kaum milenial lebih sering menggunakan gawai mereka untuk mencarinya.

Tak ingin ketinggalan, museum pun mulai berbenah untuk menggaet kaum milenial agar mau berkunjung.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi merupakan satu di antara museum yang tak ingin ditinggal pengunjung milenial.

Museum ini menerapkan berbagai aplikasi untuk menambah pengetahuan pengunjung.

Aplikasi SIJI merupakan aplikasi khusus yang digunakan di Museum Perumusan Naskah Proklamasi.

Pengunjung harus mendownload aplikasi SIJI di Playstore maupun app store jika ingin melihat semua video dari berbagai gambar yang ada di dalam museum.

Cukup arahkan kamera ke gambar yang ada di Museum Perumusan Naskah Proklamasi dengan aplikasi SIJI, pengunjung langsung bisa menikmati video gambar tersebut.

Museum Perumusan Proklamasi Proklamasi di Jalan Imam Bonjol No 1, Menteng, Jakarta Pusat.
Museum Perumusan Proklamasi Proklamasi di Jalan Imam Bonjol No 1, Menteng, Jakarta Pusat. (TRIBUNJAKARTA.COM/LITA FEBRIANI)

"Di sini ada museum digital, kalau download aplikasi SIJI terus arahkan kamera ke gambar di museum akan muncul videonya. Ada audio guide yang dipakai untuk memandu pengunjung," tutur Wahyuni, Edukator Museum Perumusan Naskah Proklamasi kepada TribunJakarta.com, Rabu (3/4/2019).

Penggunaan aplikasi digital dinilai Yuni sapaan akrab sang edukator museum, cukup efektif menarik pengunjung.

"Sangat efektif. Anak-anak sangat tertarik menggunakannya. Kadang-kadang anak-anak males baca, males buka buku. Dengan adanya museum digital ini pengunjung bisa mendengarkan sendiri ceritanya dan melihat sendiri videonya dan ikut aktif di dalamnya sehingga bikin mereka lebih tertarik di museum," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved