Keberadaan Guiding Block di Jakarta Timur Baru 50 Persen

Meski mengapresiasi langkah Pemprov DKI, dari hasil menyusuri sejumlah jalan di Jakarta Timur bersama para penyandang disabilitas lain.

Keberadaan Guiding Block di Jakarta Timur Baru 50 Persen
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Trotoar di Jalan Matraman Raya yang belum memiliki guiding block, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Pemprov DKI Jakarta baru saja kampanye penggunaan ubin pemandu atau guiding block yang memandu tunanetra menyusuri jalanan dan kemudahan akses bagi penyandang disabilitas pada Selasa (2/3/2019).

Ketua Dewan Pertimbangan DPC Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Jakarta Timur Yogi Madsoni atau karib disapa Soni yang terlibat aksi kemarin mengatakan keberadaan guiding block di seluruh atau 10 Kecamatan di Jakarta Timur belum memadai.

"Baru 50 persen, baru setengahnya. Masih banyak fasilitas umum yang belum ada. Di seluruh Kecamatan hampir sama, sejauh ini cukup merata tapi belum 100 persen ada," kata Soni saat dihubungi di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2019).

Meski mengapresiasi langkah Pemprov DKI, dari hasil menyusuri sejumlah jalan di Jakarta Timur bersama para penyandang disabilitas lain dan Wakil Wali Kota Jakarta Timur Uus Kuswanto kemarin.

Dia menilai penyandang disabilitas belum dapat menikmati haknya karena penataan guiding block yang salah, jadi tempat PKL berjualan, dan parkir liar kendaraan.

"Sekarang sudah lebih bagus, tapi memang ada masih banyak kendala. Kendalanya itu adalah masih ada pohon, pot, PKL, dan parkir liar di guiding block. Memang harus kerja sama semua pihak," ujarnya.

Soni menyebut dia dan penyandang disabilitas lain telah menyampaikan kritik mereka secara langsung kepada Uus terkait masih kurangnya guiding block dan kendala yang mereka hadapi.

Pria yang tergabung dalam Gerakan Aksesibilitas Umum Nasional (GAUN) menyatakan GAUN siap jadi konsultan bagi pemerintah saat membangun fasilitas bagi penyandang disabilitas agar sesuai.

"Mereka (Pemkot Jakarta Timur) bilang akan terus menerus membangun dan tentunya kami dari GAUN sebagai konsultan dari pelaksanaan pembangunan fasilitas umum yang ramah disabilitas," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved