Sinyal Sandiaga Uno Soal Cawagub DKI, Diprediksi Diketok Usai Pilpres hingga Update Pansus DPRD

Ahmad Syaikhu menyebut doa itu juga bukan tertuju pada dirinya saja tetapi juga kepada Kandidat Wagub DKI Jakarta lainnya, Agung Yulianto.

Sinyal Sandiaga Uno Soal Cawagub DKI, Diprediksi Diketok Usai Pilpres hingga Update Pansus DPRD
Instagram @matanajwa
Ilustrasi Kursi Kosong Cawagub DKI Jakarta, Pendamping Anies Baswedan 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kesepakatan soal siapa yang terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno hingga saat ini belum juga terlihat.

Sejumlah pihak menduga, cawagub DKI Jakarta bakal diresmikan pascapemilu 2019.

Calon Wakil Presiden nomor urut dua, Sandiaga Uno doakan Calon Wagub DKI Jakarta, Ahmad Syaikhu bisa mengisi posisi yang ditinggalkannya sebagai Wagub DKI.

Doa itu Sandiaga Uno sampaikan saat menghadiri kampanye nasional di Lapangan Cobra, Tambun, Kabupaten Bekasi, Selasa (2/4/2019).

"Saya serahkan kepada prosesnya, tapi Pak Syaikhu ini kawan baik saya, sama-sama akuntan jadi beliau mengerti masalah keuangan dan DKI Jakarta, semoga amanah jatuh ke beliau (Syaikhu)," ujar Sandiaga Uno.

Tak Perlu Menunggu Lama di Stasiun, Aplikasi Ini Berikan Informasi Rute hingga Waktu Kedatangan MRT

Zainuddin Jual Rumah Rp35 Juta karena Isu Kiamat, Jeritan Hati Ibunda: Tolong Pulangkan Anak Saya

Mendapatkan doa dari Sandiaga Uno, justru Ahmad Syaikhu menyebut doa itu juga bukan tertuju pada dirinya saja tetapi juga kepada Kandidat Wagub DKI Jakarta lainnya, Agung Yulianto.

"Sebetulnya seperti tadi disampaikan memang beliau support semua kandidat termasuk terhadap saya," kata Ahmad Syaikhu kepada Wartakota, Rabu (3/4/2019).

Mantan Walikota Bekasi itu menyebut bakal menyerahkan semua kepada proses yang ada. Ia menilai doa Sandiaga itu sebuah harapan agar proses pengisian Wagub DKI Jakarta bisa selesai. 

Sandiaga Uno saat kampanye di Bekasi, Selasa, (2/4/2019).
Sandiaga Uno saat kampanye di Bekasi, Selasa, (2/4/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Ya itu tadi tinggal menyerahkan di dewan beliau tidak intervensi segala macam apalagi beliau sedang sibuk di Pilres sehingga inilah pada teman-teman di dewan itu harus bisa mempercepat atau memperlambatnya," jelasnya.

Namun, Syaikhu menilai posisi Wagub DKI Jakarta harus segera diisi. Pasalnya semakin lama proses pemilihan Wagub DKI berjalan akan mengganggu proses birokrasi Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Ramalan Roy Kiyoshi Soal Kepergian Seseorang, Tangis Dewi Perssik Ungkap Kondisi Ayah Mulai Linglung

Belum Terbiasa Masak untuk Suami, Begini Kesan Reino Barack Santap Makanan yang Dibuat Syahrini

 

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Kurniawati Hasjanah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved