Breaking News:

Rampas Hak Pejalan Kaki, PKL Jalan Budi Kemuliaan Gambir Ditertibkan Satpol PP

Puluhan petugas Satpol PP merazia sejumlah pedagang yang kerap berjualan di atas trotoar dan halte di sepanjang Jalan Budi Kemuliaan, Gambir.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah petugas Satpol PP tengah melakukan penertiban di Jalan Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Puluhan petugas Satpol PP merazia sejumlah pedagang yang kerap berjualan di atas trotoar dan halte di sepanjang Jalan Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta Pusat.

Pasalnya, para pedagang kaki lima (PKL) tersebut dianggap telah mengokupasi trotoar dan merampas hak pejalan kaki.

Kasatpol PP Kecamatan Gambir Fitrano Jaya Putra menuturkan, penertiban ini dilakukan oleh pihaknya sebagai bentuk tindak lanjut atas aduan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan para PKL tersebut.

"Jadi ini tindak lanjut dari aduan masyarakat, ini kan halte, tapi malah dibuat berjualan, untuk itu kami tertibkan agar mereka tidak lagi berjualan di area tersebut," ucapnya, Kamis (4/4/2019).

Tak hanya menertibkan para pedagang, petugas juga sempat meminta kepada seorang pemiliki usaha bengkel motor untuk membersihkan sisa-sisa bekas oli di sekitar halte.

Pasalnya, sisa-sisa oli yang berceceran tersebut mengotori trotoar serta menimbulkan kesan kumuh di halte tersebut.

Fitrano sendiri berjanji, pihaknya akan terus melalukan monitoring terhadap para PKL yang masih membandel berjualan di atas trotoar.

Ia pun menyebut, dirinya tidak akan segan memberikan tindakan tegas dengan melakukan penertiban jika para PKL tersebut terus membandel.

250 Bangunan Semi Permanen dan Gerobak PKL di Jalan Bandengan Utara Ditertibkan Petugas

Bawaslu Khawatir Penertiban APK Jelang Masa Tenang di Jakarta Timur, Terkendala karena Satpol PP

Untuk itu, ia meminta kepada para PKL untuk berjualan di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan, jangan berjualan di failitas-fasilitas publik seperti trotoar dan halte.

"Kami imbau kepada semua pedagang untuk tertib dan patuhi aturan demi kepentingan dan kenyamanan bersama," ujarnya kepada awak media.

"Tentu kalau mereka kembali lagi akan kami tertibkan kembali," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved