Anies Baswedan: Tahun Ini 459 Sekolah Menerima Program Makanan Tambahan Anak Sekolah
melalui program ini Pemprov DKI ingin anak-anak dan usia dini mendapatkan asupan makanan sehat, gizi yang baik, sehingga perkembangan jasmaninya sehat
Penulis: Leo Permana | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana
TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan sebanyak 459 sekolah dari 53 Kelurahan di Jakarta yang menerima Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) tahun 2019 ini.
Adapun jumlah tersebut terdiri dari, 375 SD, 75 TKN dan TPAN, serta 9 SLB.
"Tahun ini penerimanya ada 459 sekolah, menjangkau 144.722 peserta didik yaitu di SD, TK negeri, TPA negeri, dan SLB," katanya di SDN Kedaung Kaliangke Jakarta Barat, Jumat (5/4/2019).
Lanjut Anies, Pemprov DKI berharap program ini akan diperbesar sehingga menjangkau semua wilayah, khususnya yang masih memiliki perkampungan yang masuk klasifikasi masyarakat miskin.
"Pemilihan 53 lokasi ini juga dengan mempertimbangkan faktor sosial ekonomi, yaitu tempat-tempat di mana di sana ditemukan dari data jumlah masyarakat yang secara ekonomi rendah, maka sekolah-sekolahnya kita jadikan sebagai sasaran awal," ujar Anies.
• Jelang Liga 1 2019 Bergulir, Persija Jakarta Masih Buru Pemain Lokal dan Pemain Naturalisasi Baru
• Ada Sarang Tawon di Rumah? Anda Bisa Lapor Petugas Damkar
Adapun total anggaran dalam program ini ia sampaikan sebesar Rp 324 miliar.
Anies pun menjelaskan, melalui program ini Pemprov DKI ingin anak-anak dan usia dini mendapatkan asupan makanan sehat, gizi yang baik, sehingga perkembangan jasmaninya sehat.
"Lalu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, menumbuhkan pertumbuhan rohani yang lebih baik, kemampuan intelektual yang baik," jelas dia.
"Juga harapannya nantinya intelektualnya, rohaninya, jasmaninya semua tumbuh baik. Kita ingin anak anak di Ibu Kota bisa seperti itu," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-saat-menyapa-murid-murid-di-sdn-kedaung-kalian.jpg)