Jamin Normalisasi, Prasetyo Edi Minta Pemerintah Pusat Serahkan Pengelolaan 13 Sungai ke Pemprov DKI

Politikus PDIP itu mengaku bahkan telah menyampaikan permintaannya secara langsung ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Jamin Normalisasi, Prasetyo Edi Minta Pemerintah Pusat Serahkan Pengelolaan 13 Sungai ke Pemprov DKI
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di TMII, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta pengelolaan 13 sungai di wilayah DKI yang pengelolaan di bawah Kementerian PUPR melalui Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) diserahkan ke Pemprov DKI.

Prasetyo menilai satu sebab banjir di Jakarta hingga kini belum tuntas karena masalah pembagian kewenangan antara Pemprov DKI dengan Pemerintah Pusat dalam mengelola 13 sungai.

"Saya minta kepada pemerintah pusat, yang 13 sungai di Jakarta, serahkan saja pengelolaannya ke DKI. Supaya tidak lagi 13 kali atau sungai itu pengelolaannya oleh pemerintah pusat," kata Prasetyo di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat (5/4/2019).

Menurutnya pengelolaan 13 sungai di bawah BBWSCC belum maksimal karena sungai tak dikeruk saat musim panas atau volume air mengering sehingga timbul masalah saat musim hujan.

Bila kepengurusan beralih, Prasetyo menjamin Pemprov DKI mampu menormalisasi 13 sungai yang prosesnya terhenti sejak 2017 karena masalah pembebasan lahan.

"Karena kita beresin di internal kita pemerintah daerah, tapi di Kali yang nasional kelola ini juga kadang-kadang pada saat kering enggak diberesin, enggak didalemin atau dikeduk bawahnya," ujarnya.

Politikus PDIP itu mengaku bahkan telah menyampaikan permintaannya secara langsung ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Namun dia tak merinci kapan permintaan tersebut disampaikan dan bagaimana respon Basuki terhadap permintaan ambil alih pengelolaan sungai.

"Saya pernah bicara dengan Kementerian PUPR pak Basuki, serahkan saja. Kita yang mengerjakan, pasti beres," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved