Pilpres 2019

Ditanya Bakal Nyoblos atau Golput Pemilu Besok, Aa Gym Beri Jawaban Tegas & Singgung Soal Perbedaan

Aa Gym menjelaskan bahwa dirinya tidak dalam posisi mengajak masyarakat untuk memilih ke satu pasangan calon (paslon).

TRIBUNJAKARTA.COM/LEO PERMANA
Abdullah Gymnastiar dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat ditemui di lokasi nikah dan itsbat massal 2018, Jakarta Pusat, Senin (31/12/2018) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ditanya akan gunakan hak pilih atau golput pada Pilpres 17 April besok, Pendakwah Abdullah Gymnastiar atau yang kerap disapa Aa Gym ini memberikan jawaban tegas.

Pertanyaan tersebut dilontarkan saat Aa Gym membahas seputar peringatan Isra Miraj dan Pilpres 2019 dalam program acara Apa Kabar Indonesia TV One.

Di tengah pembicaraannya, Aa Gym mendapat pertanyaan dari pembawa acara terkait Pilpres 2019.

Aa Gym ditanya apakah akan menggunakan hak pilihnya atau memilih golput pada 17 April 2019 besok.

Pada kesempatan itu, Aa Gym menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin golput.

Aa Gym mengatakan, dirinya akan menggunakan hak pilihnya pada 17 April besok.

"Nyoblos atuh, saya kan punya hak konstitusi," kata Aa Gym.

"Saya tidak mungkin netral," tambahnya.

 5 Situs untuk Cek Latar Belakang Caleg di Pemilu 2019 Tanggal 17 April, Jangan Asal Pilih!

 Video Beri Amplop kepada Kiai Zubair Muntasor Viral, Luhut Panjaitan: Bisyaroh Bantu Pengobatan

Tampak jawaban Aa Gym itu pun membuat pembawa acara Apa Kabar Indonesia tersenyum.

Aa Gym lantas menjelaskan bahwa dirinya tidak dalam posisi mengajak masyarakat untuk memilih ke satu pasangan calon (paslon).

Menurut Aa Gym, hal yang paling penting dalam pesta demokrasi ini adalah menjaga persaudaraan.

"Hanya saja sementara ini Aa tidak dalam posisi mengajak kepada paslon, tapi ngajaknya ngajak masyarakat supaya ingat ke Allah SWT, jangan sampai sibuk capres tapi lupa ke Allah SWT, ngajak masyarakat tetap jaga ukhuwah karena ini yang paling penting," urai Aa Gym.

Aa Gym
Aa Gym (Tribunnews.com)

Kemudian, Aa Gym juga turut mengajak masyarakat agar menjaga ahlak agar tercipta suasana yang sejuk dan damai pada Pilpres 2019.

"Jangan sampai Pilpres jadi contoh yang buruk bagi anak cucu kita," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved