Pilpres 2019

Prabowo: Saya Ikut Menyarankan Agar Presiden Soeharto Mengundurkan Diri

Prabowo mengaku saat itu mendukung reformasi meskipun penguasa rezimnya adalah mertunya sendiri.

Prabowo: Saya Ikut Menyarankan Agar Presiden Soeharto Mengundurkan Diri
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Jelang debat capres 2019, Prabowo Subianto memberikan pernyataan yang kontroversial dalam Pidato Kebangsaan pada Senin (14/1/2019) di JCC. Dalam Pidato Kebangsaan tersebut, dihadiri sejumlah tokoh politik dan pendukung Prabowo Subianto, seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Amien Rais, Zulkifli Hasan, Titiek Suharto, dan lainnya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengakui bahwa ia salah satu orang yang menyarankan Soeharto untuk mundur dari jabatan Presiden pada Mei 1998 lalu.

Hal itu bukan karena ia tidak loyal melainkan saking cintanya pada Soeharto.

"Waktu itu saya ikut menyarankan agar presiden Soeharto mengundurkan diri. Bukan saya engga loyal pada pak Harto justru saya loyal dan cinta sama pak Harto," ujar Prabowo dalam sambutannya acara deklarasi dukung Gerakan elaborasi rektor, akademisi dan aktivis Kampus Indonesia (Geraaak) di Balai, Kartini, Jakarta, Jumat, (5/4/2019).

Prabowo mengatakan bahwa ia saat itu mendukung gerakan reformasi. dukungan tersebut dilakukan karena ia sadar bangsa Indonesia saat itu dikelola secara salah oleh para elite.

Pengelolaan yang salah itu yakni larinya kekayaan Indonesia ke luar negeri.

"Inti penyakit bangsa Indonesia adalah bahwa kekayaan bangsa Indonesia tidak tinggal di Indonesia, dan ini sudah terjadi puluhan tahun dan ini harus kita akui sebagai kegagalan elite Indonesia. Ini bagian dari kegagalan saya karena saya dulu elite, elite tentara dan saya berusaha memperbaiki elite dari dalam makanya kami dukung gerakan reformasi," katanya.

Kisah Mumun Sumiati, Seorang Istri yang Nekat Jual Ginjal Demi Biaya Berobat Sang Suami

Prabowo Subianto Sebut Guru Turut Berperan Terhadap Nasib Bangsa

Update Hasil Malaysia Open 2019: The Minions Tersingkir, Jonatan Christie Tembus Babak Semifinal

Prabowo mengaku saat itu mendukung reformasi meskipun penguasa rezimnya adalah mertunya sendiri.

Saat itu ia harus harus mengambil keputusan apakah membela keluarga atau membela bangsa Indonesia.

"Pada saatnya saya harus ambil keputusan apakah membela keluarga atau membela suatu kesetiaan yang lebih tinggi dari sekedar kekeluargaan yaitu setia pada bangsa dan rakyat Indonesia," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Akui Ikut Menyarankan Soeharto Mundur pada Mei 1998

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved