Ada MRT, Pengunjung Blok M Naik 2 Kali Lipat, Pedagang Senang

Hadirnya stasiun Moda Raya Transportasi (MRT) Jakarta di Blok M berdampak pada kenaikan jumlah pengunjung.

Ada MRT, Pengunjung Blok M Naik 2 Kali Lipat, Pedagang Senang
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Penampakan Stasiun MRT Blok M yang terintegrasi dengan Mal Blok M Plaza, Senin (1/4/2019). 

"Bukan soal e-commerce, tapi soal traffic," tutur Lanny kepada Kompas.com, Senin (18/9/2017).

Menurut Lanny, Blok M Plaza menjadi salah kawasan yang terdampak pembangunan Mass Rapid Transit (MRT).

Tepat di depan pusat perbelanjaan yang masa jayanya terjadi pada kurun 1990 hingga 2000-an awal itu, dibangun stasiun yang menjadi pusat kendali kereta MRT.

Update Terbaru Kasus Pembunuhan Mutilasi di Blitar, Kepala Korban Masih DIcari dan Identitas Pelaku

Sebelumnya, ada dua akses masuk yang berasal dari Jalan Panglima Polim Raya, kini hanya tersisa satu yaitu yang berasal dari arah Mabes Polri.

Kondisi itu diperparah dengan keberadaan tiang-tiang pancang yang membuat akses ke Plaza Blok M menjadi sempit dan gelap.

"Jalurnya juga diapit seng, dan mereka (pengunjung) rata-rata bilang 'gue males ke Blok M, takut ketiban seng'" kataLanny. (Ryana Aryadita Umasugi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada MRT, Jumlah Pengunjung di Blok M Naik hingga 150 Persen"

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved