Breaking News:

Lupa Matikan Kompor Saat Pergi, 2 Rumah di Kelurahan Cipinang Ludes Terbakar

"Waktu kejadian satu anggota keluarga sedang memasak di dapur. Saat keluar rumah kompor lupa dimatikan sehingga api menyambar barang," ujarnya.

Istimewa
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Timur saat memadamkan api, Minggu (7/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Dua rumah di Jalan Raya Bekasi Timur RT 10/RW 04 Kelurahan Cipinang hangus dilalap api pada Minggu (7/4/2019) siang akibat api kompor gas milik satu penghuni rumah tak dimatikan saat ditinggal pergi.

Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan kejadian berawal sekira pukul 10.08 WIB saat kepulan asap muncul dari bagian dapur.

"Waktu kejadian satu anggota keluarga sedang memasak di dapur. Saat keluar rumah kompor lupa dimatikan sehingga api menyambar barang lalu membakar satu rumah lainnya," kata Gatot di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (7/4/2019).

Gatot menuturkan personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Timur tiba di lokasi tak lama setelah warga RT 10 mendapati adanya kepulan asap dari kediaman Sunarto (50) lalu merembet ke rumah lainnya.

Meski tak ada korban jiwa atau luka dalam musibah tersebut, sempitnya akses masuk menunju lokasi membuat proses pemadaman cukup terkendala sehingga dua rumah di sekitarnya ikut terdampak.

"Jalan menuju lokasi cukup sempit jadi mobil susah lewat. Tadi api berhasil dipadamkan sekira pukul 12.32 WIB. Enggak ada korban jiwa atau luka, tapi ada empat rumah yang terdampak. Kalau yang terbakarnya parah ada dua," ujarnya.

Sebanyak 55 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Timur dikerahkan guna memadamkan api yang diperkirakan menimbulkan kerugian materi sekitar Rp 150 juta.

Guna mencegah hal serupa terjadi, Gatot mengimbau warga tak lupa mematikan api kompor saat pergi meninggalkan rumahnya, pun meski pergi hanya sesaat.

"Total ada 20 jiwa yang terdampak, tapi mereka semua selamat. Tadi dikerahkan 12 unit mobil tangki, satu unit di antaranya kapasitas 4.000 liter," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved