Cerita Nainggolan Ketika Melintasi Lokasi Tempat Penemuan Mayat di Taman Tol Jagorawi

Pasalnya lokasi tempat penemuan mayat kerap jadi tempat pembuangan sampah liar sehingga dia tak merasa janggal bila mencium bau sampah dari lokasi.

Cerita Nainggolan Ketika Melintasi Lokasi Tempat Penemuan Mayat di Taman Tol Jagorawi
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Nainggolan (48) saat menunjukkan lokasi penemuan mayat di Taman Kota Tol Jagorawi, Makasar, Jakarta Timur, Senin (8/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Penyidik Unit Reskrim Polsek Makasar masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan perempuan tanpa identitas yang jasadnya terkubur di Taman Kota Tol Jagorawi, Jalan Usman Harun Kelurahan Kebon Pala, Makasar.

Jasad perempuan yang diduga sudah dua hari dikubur dan mengalami luka hantaman benda tumpul itu ditemukan pada Minggu (7/4/2019) sekira pukul 07.00 WIB oleh Irfan Jaya (20) saat memburu burung jenis Love Bird.

Nainggolan (48), pedagang pisang yang berjualan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian mengaku kaget karena di hari yang sama sekira pukul 05.00 WIB dia berjalan melewati lokasi penemuan.

"Pas hari Minggu saya lewat sana tapi enggak mencium bau atau melihat ada gundukan. Saya baru tahu pas pulang dari Gereja, dikasih tahu saudara. Katanya di kebun dekat pohon pisang ada mayat," kata Nainggolan di Makasar, Jakarta Timur, Senin (8/4/2019).

Ketiadaan lampu penerangan diduga membuatnya tak melihat gundukan, sementara berbagai tumpukan sampah dia duga menutupi penciumannya dari bau busuk.

Pasalnya lokasi tempat penemuan mayat kerap jadi tempat pembuangan sampah liar sehingga dia tak merasa janggal bila mencium bau sampah dari lokasi.

"Mungkin karena jalan pas jam lima pagi jadi saya enggak lihat ada gundukan, kan di sini enggak ada penerangan. Kalau bau sampah juga biasa, banyak yang sering buang sampah di sini," ujarnya.

Perihal dugaan jasad sudah dua hari dikubur, Nainggolan mengaku hanya berjalan di sekitar Taman Kota Tol Jagorawi karena libur berjualan.

Penyebab Wanita yang Tewas di Jalan Margonda Diduga Akibat Kecelakaan Tunggal

Duel Klasik Persebaya Surabaya Vs Arema FC di Piala Presiden 2019: Ujian Mental Bonek dan Aremania

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Segera Realisasikan Program Gratis SMA/SMK Negeri

Jika sedang berdagang, dia menghabiskan waktunya belanja pisang di Pasar Induk Kramat Jati Jati seh tak dapat memastikan keberadaan jasad tersebut sejak kapan.

"Saya baru lewat sana pas Minggu karena lagi libur dagang. Kalau pas dagang saya dari jam tiga pagi di Pasar Induk belanja pisang. Mungkin mayatnya sudah dikubur dari beberapa hari yang lalu, tapi saya enggak tahu," tuturnya.

Sebagai informasi, jasad perempuan yang setengah tertimbun tanah dan daun pisang memiliki ciri khusus di bawah kuping kanan itu dikubur sekitar lima meter dari jalan yang mengarah ke Pintu Tol Jagorawi.

Korban mengenakan baju lengan tiga perempat warna hijau muda bermotif garis-garis putih, berkerah sleting bergambar balon udara cukup besar di bagian dada serta legging warna hitam bergaris merah.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved