Jelang Pemilu 2019, Patroli Gabungan Bakal Digencarkan di Jakarta Barat

AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso mengatakan, patroli tersebut dilakukan di titik-titik rawan di Jakarta Barat seperti pusat perbelanjaan dan permukiman

Jelang Pemilu 2019, Patroli Gabungan Bakal Digencarkan di Jakarta Barat
Istimewa
Pemilu 2019 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Sembilan hari jelang pelaksanaan Pemilu 2019, patroli keamanan gencar dilakukan jajaran tiga pilar di wilayah Jakarta Barat.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso mengatakan, patroli tersebut dilakukan di titik-titik rawan di Jakarta Barat seperti pusat perbelanjaan dan permukiman penduduk.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan Jakarta, khususnya Jakarta Barat menjelang pencoblosan pada 17 April 2019," kata Priyo kepada wartawan, Senin (8/1/2019).

Dalam patroli gabungan hari ini, jajaran tiga pilar Jakarta Barat menyusuri sejumlah jalan protokol dan tempat keramaian di Jakarta Barat.

"Patroli dilakukan di sejumlah titik Adapun rute patroli ini meliputi jalan S.Parman, Kemanggisan Raya, Tubagus Angke, Hayam Wuruk hingga Gajah Mada," kata Priyo.

Tak lupa, mereka juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak suaranya dalam pemilu 2019 nanti.

Dikatakan Priyo, Polisi dan TNI siap mengamankan jalannya pemilu sehingga masyarakat tak perlu takut bila mendapatkan intimidasi.

"Apabila ada yang mengintimidasi, segera laporkan kepada kami. Patroli skala besar ini akan rutin kami lakukan sampai pemilu mendatang," kata Priyo.

PT LIB Belum Tentukan Klub yang Menjadi Pertandingan Pembuka Liga 1 2019

Lokasi Penemuan Mayat Perempuan di Taman Kota Tol Jagorawi Merupakan Tempat Istirahat Sopir

Satpol PP Kota Depok Razia Indekos, Kontrakan Hingga Apartemen yang Diduga Dijadikan Tempat Mesum

Diketahui, sebelumnya Polres Metro Jakarta Barat mencatat sedikitnya ada 31 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jakarta Barat rawan dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Priyo menjelaskan antisipasi kerawanan yang dimaksud yakni terkait potensi kerusuhan, gangguan pelaksanaan pemungutan suara hingga intimidasi.

Nantinya sebanyak 2.301 pasukan gabungan akan mengamankan pelaksanaan pemilu di Jakarta Barat termasuk ditempatkan di setiap TPS.

"Mereka terdiri dari 971 pasukan polres, 400 BKO Polda Metro Jaya, TNI sebanyak 830 personil, dan 100 personil dari brimob," kata Priyo.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved