NasDem Buka Kesempatan untuk Anak Muda dan Kalangan Pesantren Bergabung

"Sebagaimana Pileg kali ini, NasDem memberi kesempatan tokoh muda, anak muda kalangan pesanten menyalurkan pikirannya memalui jalur politik," katanya.

NasDem Buka Kesempatan untuk Anak Muda dan Kalangan Pesantren Bergabung
ISTIMEWA
Ketua DPP Partai NasDem bidang Agama dan Masyarakat Adat Hasan Aminuddin 

Oleh karenanya, dia berharap dengan dibahasnya RUU Pesantren dapat terwujud adanya kementerian khusus pesantren.

"Karena pesantren cukup luar biasa keberadaannya, harus ditangani khusus tidak bisa kementerian pendidikan ini atau kemenag tidak akan fokus. di luar pesantren saja sudah tidak mampu maksimal apalagi pesantren. Tentu NasDem ingin memberikan suport lahir batin dan maksimal kan bagaimana APBN berpihak kepada pesantren dibanding sebelumnya," katanya.

Ingat! Pemilih yang Selfie di Bilik Suara Bisa Dipidana

Dihubungi terpisah, Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas mengatakan mengenai partai sebagai wadah bagi santri, sejarah membuktikan kaum santri terlibat langsung dalam kemerdekaan RI.

Maka, santri sangatlah penting dalam membangun bangsa.

"Jadi secara kuantitatif jumlah santri tidak sedikit. Secara kualitatif, santri banyak yang punya prestasi membanggakan. Mereka tersebar di berbagai lini dan bidang profesi," katanya.

Dia juga menegaskan partai akan rugi jika tidak menggandeng santri. Apalagi, santri merupakan peletak karakter bangsa.

"Sebagai pribadi saya berani mengatakan, pasti merugi partai-partai politik yang tidak memberi ruang bagi kaum santri untuk berkiprah di partai mereka. Melalui karakter sikap mandiri, jujur, dan berakhlak luhur mereka lah peletak karakter bangsa, pembangun peradaban negeri ini," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidz PWNU DKI Jakarta Abdul Azis Khafia mengatakan partai politik adalah salah satu instrument demokrasi dan alat untuk memperjuangkan hak-hak rakyat dalam menegakkan kebaikan dan mencegah keburukan.

Maka santri masuk ranah partai politik adalah hal yang wajar.

"Menurut saya, bahkan partai politik yang di dalamnya banyak santri akan lebih baik, karena santri memiliki keunggulan tersendiri, yakni kecakapan dalam keilmuan baik keilmuan umum plus keilmuan Agama," katanya.

Dia pun berharap semakin banyak santri yang terjun ke dunia politik.

"Buat perpolitikan Indonesia makin baik, makin santun, makin beradab dan santri harus menjadi teladan (model) bagi yang lainnya," katanya.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved