Breaking News:

Bermodal Putusan Mahkamah Agung, Caleg PSI Digugat

Ayah Gabriella, Asip (47) menjelaskan gugatan tersebut terkait kematian anaknya pada 17 September 2015 yang disebabkan oleh kelalaian Ronaldo.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Ayah Gabriella, Asip, didampingi kuasa hukumnya saat akan jalani persidangan di PN Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronaldo Laturette (38) digugat oleh Orangtua Gabriella Sheryl Howard.

Ayah Gabriella, Asip (47) menjelaskan gugatan tersebut terkait kematian anaknya pada 17 September 2015 yang disebabkan oleh kelalaian Ronaldo.

Saat kejadian, Ronaldo merupakan guru renang di sekolah korban di Sekolah Global Sevilla School (GSS), Kembangan, Jakarta Barat.

Asip menjelaskan dasar gugatannya itu karena berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) pada November 2017, Ronaldo dinyatakan bersalah dalam kasus meninggalnya Gabriella yang saat kejadian masih duduk di kelas III sekolah dasar.

Ronaldo dinyatakan bersalah sesuai Pasal 359 KUHP tentang kesalahannya yang menyebabkan seseorang meninggal dan dikenai pidana lima bulan penjara dengan masa percobaan selama 10 bulan.

"Kenapa kita gugat dia karena agar menjadi pembelajaraan bahwa ini menyangkut nyawa seseorang, anak saya itu lebih berharga dari apapun," kata Asip di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (9/4/2019).

Asip pun menyesalkan sikap Ronaldo yang selama ini terkesan tak bertanggungjawab dan tak mau mengakui kesalahannya.

"Dia itu juga sama sekali rasa bersalahnya. Minta maaf pun ke kami secara langsung tidak dan dia bilang itu murni musibah. Memang itu musibah tapi kan penyebabnya itu karena dia lalai," kata Asip.

Asip menampik pengajuan gugatan ini berkaitan dengan langkah politik Ronaldo yang saat ini tengah maju sebagai caleg DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai PSI.

Menurutnya, apa yang ia lakukan murni untuk mencari keadilan atas kematian anak pertamanya itu.

Jadi Caleg, Pengemudi Ojol Berjanji Perjuangkan Pembangunan Shelter dan Kredit Tanpa Bunga

Jelang Kompetisi Liga 1 2019 Bergulir, Persija Jakarta Lepas Satu Penyerang

Said Iqbal: Sampai Hari Ini, Saya Tidak Mengerti Kenapa Ratna Bisa Berbohong Seperti Itu

"Itu permasalahannya lain lah, urusan pribadi dia saja. Tapi kok saya heran mengapa dia bisa lolos sebagai caleg padahal kan dia itu terpidana," kata Asip.

Terkait alasannya yang melakukan gugatan berdekatan dengan pesta demokrasi, Asip menyebut hal itu karena dia harus menyiapkan berkas perkaranya.

"Saya harus menunggu salinan putusan ini, kemudian mencari kuasa hukum dan mengitung semua kerugian yang saya alami karena ini kan perdata. Tapi dibalik semua itu, nyawa anak saya lebih berarti," kata Asip.

Hingga berita ini ditulis TribunJakarta.com mencoba mendapatkan keterangan dari Ronaldo Laturette.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved