Pemilih Tak Boleh Gunakan Atribut Kampanye Saat ke TPS

Ketua KPU Jakarta Timur Wage Wardana mengatakan larangan yang harus ditaati yakni tak menggunakan atau membawa atribut kampanye ke TPS.

Pemilih Tak Boleh Gunakan Atribut Kampanye Saat ke TPS
Istimewa
Pemilu 2019 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULO GADUNG - Jelang hari pencoblosan pada 17 April nanti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur gencar mensosialisasikan tata cara mencoblos ke 2.248.233 masyarakat yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Selain tak boleh berswafoto di area TPS, Ketua KPU Jakarta Timur Wage Wardana mengatakan larangan yang harus ditaati yakni tak menggunakan atau membawa atribut kampanye ke TPS.

"Selama tidak memakai atribut kampanye boleh, entah itu pin, foto, nama calon. Tapi kalau ada kecenderungan satu calon kita minta ganti, seperti pin saja itu kita suruh ganti," kata Wage di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (9/4/2019).

Wage menegaskan atribut yang sifatnya menolak atau memilih satu paslon juga bakal dilarang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berjaga di setiap TPS.

Dia mengimbau seluruh pendukung tertib menggunakan hak pilihnya sesuai aturan mengingat waktu kampanye berakhir tiga hari sebelum pencoblosan.

Tak Miliki Ruang Terbuka, Sejumlah Anak Manfaatkan Pemakaman Untuk Area Bermain

Berikut Sederet Agenda Kerja Wali Kota Jakarta Pusat Hari Ini

Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Said Iqbal Dihadirkan Sebagai Saksi

"Datanglah ke TPS, sukseskan Pemilu ini. Yang penting kita harus siap, termasuk pendukungnya harus siap menang dan siap kalah," ujarnya.

Perihal kerawanan di TPS, Wage menyebut hanya TPS di Rutan dan Lapas yang mendapat pengamanan tambahan dari personel TNI-Polri yang bertugas.

Sedangkan untuk kesiapan logistik, KPU Jakarta Timur masih menunggu kiriman surat suara yang diperkirakan tiba paling cepat dalam dua hari.

"Sebenarnya enggak ada TPS rawan, hanya ada TPS dengan penanganan khusus seperti di Rutan dan Lapas. Selain itu enggak ada yang mendapat pengamanan khusus, semua biasa," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved