Breaking News:

Ribut dan Kantongi Obat yang Diduga Terlarang, 4 Pemuda Diamankan Satpol PP Tambora

Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro mengatakan, obat tersebut jenis Trihex yang setelah ia cari tahu obat untuk orang gangguan jiwa.

Penulis: Leo Permana | Editor: Erik Sinaga
Istimewa/Satpol PP Kecamatan Tambora
Sejumlah pelaku saat akan diamankan ke Polsek Tambora, Jakarta Barat, Selasa (9/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Satpol PP Kecamatan Tambora, Jakarta Barat mengamankan empat orang pemuda, di antaranya Feri (terduga penjual), Kipli, Dodi dan Wawan (terduga pembeli dan pemakai), Selasa (9/4/2019).

Mereka diamankan lantaran seorang di antaranya kedapatan mengantongi obat yang diduga obat terlarang.

Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro mengatakan, obat tersebut jenis Trihex yang setelah ia cari tahu obat untuk orang gangguan jiwa.

Ia menjelaskan terungkapnya penjualan obat tersebut berawal saat Anggota Satpol PP Kelurahan Jembatan Lima, Tambora akan berangkat bertugas melaksanakan PAMWASDAL PKL ke Pasar Mitra, Jalan KH. Mansyur, Kelurahan Jembatan Lima.

"Di tengah perjalanan terjadi kerumunan massa, setelah anggota Satpol PP hampiri sepasang remaja sedang ribut dan warga menemukan di satu temannya mengantongi diduga obat terlarang, selanjutnya mereka di bawa oleh anggota Satpol PP ke kantor Kelurahan Jembatan Lima," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (9/4/2019).

Berdasarkan keterangan dari para pelaku, diketahui mereka membeli obat tersebut di Toko Mawar, Jalan Stasiun Angke.

"Selanjutnya Unit Reaksi Cepat Satpol PP bersama Unsur 3 Pilar Kelurahan maupun Kecamatan membawa terduga ke Toko Mawar, ternyata benar di toko tersebut menjual obat yang ditemukan," ungkapnya.

Dari Caleg PSI Hingga CEO Garuda Food Digugat Terkait Siswi SD Tewas Tenggelam: Rp 302 miliar

Kritik Kartunis Jepang hingga Utang MRT Jakarta yang Harus Dibayar Bertahap Selama 40 Tahun

Manajer Persija Sebut Marko Simic Segera Gabung Persija Sebab Korban Tidak Bisa Menuntut

Lanjut Ivand, barang bukti tersebut diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP Kelurahan Jembatan Lima.

"Yang selanjutnya mereka dijemput dan dibawa oleh Unit Reaksi Cepat Satpol PP Kecamatan Tambora bersama Unit Buser Polsek Tambora untuk penanganan lebih lanjut di Polsek Tambora," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved