Tak Miliki Ruang Terbuka, Sejumlah Anak Manfaatkan Pemakaman Untuk Area Bermain

Wati (47) satu diantara warga dan penjual rokok disana menyebutkan, area pemakaman Kampung Mangga memang sudah seperti lahan bermain untuk anak-anak.

Tak Miliki Ruang Terbuka, Sejumlah Anak Manfaatkan Pemakaman Untuk Area Bermain
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Sejumlah anak yang bermain di Taman Pemakaman Umum Kampung Mangga, Semper, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Taman Pemakaman Umum Kampung Mangga setiap hari diramaikan oleh sejumlah anak dan warga yang memanfaatkan area tersebut untuk berkumpul dan bermain.

Di pemakaman yang memiliki luas hampir setengah hektar tersebut terlihat banyak anak-anak yang dengan bebasnya bermain dan bercengkrama bersama teman sebayanya.

Tak jauh dari mereka juga terlihat para sekumpulan ibu yang sedang mengobrol. Bahkan diantaranya ada sedang berdagang disana.

Wati (47) satu diantara warga dan penjual rokok disana menyebutkan, area pemakaman Kampung Mangga memang sudah seperti lahan bermain untuk anak-anak.

Lokasinya yang teduh dan luas membuat anak-anak dan sejumlah warga betah berlama-lama disana.

"Disini mah sudah biasa tiap hari begini, sudah ngak pada takut, hari-harinya ya disini, soalnya kan di dalam gang sempit, panas disini adem," kata Wati.

Tampak sejumlah anak yang berlarian kesana kemari bermain layang-layang. Sebagiannya lagi, mengobrol diatas pemakaman.

Zaskia (10) satu diantaranya mengatakan bahwa dirinya sudah terbiasa bermain dan berkumpul bersama teman-temannya di area pemakaman tersebut.

Berikut Sederet Agenda Kerja Wali Kota Jakarta Pusat Hari Ini

Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Said Iqbal Dihadirkan Sebagai Saksi

Kovee VR Theme Park di Neo Soho Mall Manjakan Pecinta Budaya Korea

"Sudah biasa main disini kak, kalau pulang sekolah kesini, kalau ke tempat lain kan jauh, ini kan dekat dengan rumah. Enggak ada apa-apa kok disini, malam-mala juga aku kadang kesini," kata dia.

Kasatpel TPU Zona 4, JR Siregar menyebutkan sejumlah warga memang memanfaatkan area pemakaman untuk bersantai setiap harinya.

Disebutkannya, lokasi tempat tinggal warga yang padat dan tidak adanya ruang terbuka membuat sejumlah anak dan warga memilih pemakaman untuk tempat berkumpul.

"Mereka kan tinggal di area padat, nah area yang luas ada disini. Kalau ke RPTRA kan lumayan jauh juga. Cuma ya untungnya mereka enggak macam-macam," kata Siregar.

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved